Bahlil Targetkan Konversi PLTD ke PLTS Dimulai Lebaran
- 13 Mar 2026 09:36 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menargetkan percepatan konversi pembangkit diesel ke energi bersih. Ia mengatakan percepatan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dimulai sejak Hari Raya Idulfitri.
"Mungkin pas hari raya ini sudah bisa action. Pertama yang kita akan selesaikan adalah diesel-diesel, PLTD yang dari solar," ujar Bahlil usai rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 12 Maret 2026.
Bahlil menyatakan pemerintah akan mengganti pembangkit listrik berbahan bakar solar dengan energi terbarukan. "Akan kita selesaikan semua dengan PLTS dan juga adalah geotermal," ucapnya.
Ia menjelaskan pembangkit diesel yang akan dikonversi tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Terutama pembangkit yang selama ini bergantung pada bahan bakar solar.
"Lokasinya tersebar di seluruh Indonesia. Terutama pembangkit-pembangkit yang selama ini memakai solar," kata Bahlil.
Bahlil menilai langkah tersebut penting untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Situasi geopolitik global dinilai berpotensi mempengaruhi stabilitas pasokan energi.
"Karena dalam kondisi geopolitik perang ini tidak bisa kita memastikan energi kita akan seperti apa dalam konteks jangka panjang. Karena itu kita mengoptimalkan seluruh potensi yang ada, energi-energi yang bisa kita konversi dari fosil yang dilakukan seperti ini," ujar Bahlil.
Ia menegaskan proses penghentian pembangkit diesel tidak dilakukan secara langsung. Pemerintah akan terlebih dahulu membangun pembangkit pengganti sebelum PLTD dihentikan operasinya.
"Bangun dulu dong, kalau di-stop, belum dibangun kan penggantinya tidak ada. Jadi paralel begitu dibangun, begitu sudah, PLTD-nya dimatikan," ucapnya.