MBG, Bentuk Komitmen Pemerintah dalam Meningkatkan Gizi Masyarakat

  • 08 Mar 2026 20:58 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disosialisasikan oleh Komisi IX DPR RI bersama mitra Badan Gizi Nasional (BGN) kepada masyarakat sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi nasional. Anggota Komisi IX DPR RI, Arzeti Bilbina menegaskan bahwa program pemenuhan gizi masyarakat bukan sekadar bantuan sosial, melainkan investasi strategis jangka panjang bagi masa depan bangsa.

“Program pemenuhan gizi ini bukan hanya tentang makan gratis, tetapi merupakan investasi besar untuk menyiapkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Ini adalah tanggung jawab bersama demi masa depan anak-anak kita,” ujar Arzeti dalam rilisnya Minggu 8 Maret 2026.

Ia menjelaskan, keberhasilan program MBG membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, hingga peran aktif masyarakat. Menurutnya, fondasi moral, semangat gotong royong, serta nilai kebersamaan menjadi kunci dalam menyukseskan program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat tersebut.

Arzeti menekankan bahwa anak-anak merupakan aset bangsa yang harus dipersiapkan sejak dini melalui pemenuhan gizi yang optimal. Dengan asupan makanan sehat dan bergizi, diharapkan tumbuh kembang anak dapat berlangsung maksimal, baik secara fisik maupun intelektual.

“Masa depan bangsa ada di tangan anak-anak kita. Tugas kita hari ini adalah memastikan mereka mendapatkan hak dasarnya, termasuk makanan yang sehat dan bergizi agar kelak menjadi generasi unggul,” tegasnya.

Komitmen Negara dalam Menjamin Hak Dasar Kesehatan Program MBG, lanjut Arzeti, merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin hak dasar kesehatan masyarakat. Ia mengapresiasi langkah pemerintah yang menaruh perhatian besar pada isu gizi sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia.

Dalam pelaksanaannya, terdapat tiga pilar utama yang menjadi landasan kerja, yaitu:

  1. Kualitas Makanan, memastikan menu yang disajikan memenuhi standar gizi.
  2. Pengkondisian Lapangan, menjamin distribusi tepat sasaran dan sesuai perencanaan.
  3. Kesesuaian Standar, memastikan seluruh proses mengikuti regulasi dan protokol yang berlaku.

“Program ini harus dijalankan dengan pengawasan ketat dan perbaikan berkelanjutan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tambahnya.nProgram MBG menyasar kelompok rentan dan prioritas, meliputi: anak-anak sekolah, ibu hamil dan menyusui, balita, serta lansia.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami tujuan dan manfaat Program Makan Bergizi Gratis serta turut berperan aktif dalam pengawasannya.

“Program ini harus segera dijalankan secara optimal demi menciptakan generasi Indonesia yang sehat secara fisik dan cerdas dalam berpikir,” pungkasnya.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita