Pengusaha Klaim Garut Terbanyak Miliki SPPG MBG
- 08 Mar 2026 16:48 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Garut : Pemerintah Kabupaten Garut menyatakan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Presiden Prabowo merupakan program unggulan dengan efek multidimensi. Program ini bukan sekadar pemenuhan pangan, melainkan investasi jangka panjang bagi kualitas generasi mendatang.
"Kita ingin warga indonesia, dalam menyongsong Indonesia Emas tahun 2045 anak-anak kita memiliki kondisi yang baik dari aspek kualitas dan kuantitas. Dalam menghadapi bonus demografi nanti, jumlah penduduk muda yang besar tidaklah cukup jika tidak didukung oleh latar belakang pendidikan yang baik dan kesehatan yang tangguh melalui asupan gizi yang berkualitas," kata Bupati Garut, Abdusy Sakur Amin, di Garut, Minggu, 8aret 2026.
Semantara itu, Koordinator SPPG Wilayah Kabupaten Garut, Salsa Ayuning Tias, memaparkan fakta membanggakan bahwa Kabupaten Garut merupakan salah satu daerah dengan jumlah satuan pelayanan terbanyak di Indonesia.
"Berdasarkan data yang ada bahwa jumlah SPPG di kabupaten garut terbanyak di Indonesia dan ini cukup membanggakan," katanya.
Ia mengatakan, jumlah SPPG di Garut saat ini tercatat sebanyak 425 unit yang tersebar hampir di seluruh daerah, dan menempati tiga besar nasional. Ia berharap, dari mulai pengawas keuangan hingga pengawas gizi bisa bekerja sama dan patuh terhadap instruksi pusat untuk keberhasilan program tersebut.
"Kabupaten Garut saat ini memiliki 425 SPPG, yang menempatkan kita dalam posisi tiga besar nasional. Kami berharap seluruh kepala SPPG, pengawas keuangan, dan pengawas gizi dapat terus bekerja sama, saling merangkul, dan patuh terhadap instruksi pusat demi keberhasilan program ini," ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Kasubag Tata Usaha Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bandung, Iskandar, mengingatkan para petugas bahwa jabatan yang diemban adalah amanah besar bagi pelayanan masyarakat. Ia menginformasikan bahwa ke depan, KPPG akan hadir di setiap Kabupaten/Kota untuk memperkuat kolaborasi lokal.