Cartsen Ignacio, Anak "Istimewa" Sabet Emas di Olimpiade Komputer Se-Asia Tenggara
- 12 Mar 2026 09:40 WIB
- Atambua
Di balik prestasi gemilangnya, Cartsen adalah seorang anak istimewa dengan diagnosa ADHD dan Asperger (spektrum autisme ringan). Namun, siswa Surabaya Cambridge School ini memiliki IQ kategori Very Superior.
Sang ibu ingin pencapaian internasional ini bisa menjadi pemantik semangat bagi orang tua lain yang mengalami hal serupa. "Harapan saya, semoga bisa menjadi inspirasi bagi orang tua yang dipercaya Tuhan memiliki anak istimewa," kata Vivi.
"Jangan menyerah, jangan lelah berusaha, karena Tuhan tidak pernah menciptakan kegagalan," ucap Vivi. Ia juga berpesan agar para orang tua berhenti membandingkan anak-anak mereka dengan orang lain.
Vivi berharap prestasi ini membuka jalan bagi Cartsen mendapatkan beasiswa dan kemudahan akses ke jenjang pendidikan lebih tinggi. Sementara itu, Cartsen sendiri bertekad mengasah kemampuannya di bidang IT demi mencapai prestasi lebih tinggi di masa depan.

Diketahui, sebelumnya Cartsen meraih juara 1 Coding Olympiad Tingkat Dunia yang diselenggarakan di Barcelona, Spanyol 2025. Meraih Medali Gold Codeminator Coding Olympiad tingkat Dunia 20 Desember 2025, Grand Final di Amerika Serikat Agustus mendatang.
Meraih Peringkat ke-2 tingkat dunia (Medali Emas) pada Semi Final Coding Olympiad 1 November 2025 lalu. Babak Final akan berlangsung tanggal 29 Maret 2026 mendatang (online), Babak Final offline di Italy, Juli 2026.
Meraih Peringkat ke-9 tingkat dunia (Medali Emas) Babak Kualifikasi Pertama Coding Olympiad pada 25 Oktober 2025. Kualifikasi ke-2 (14-15 Maret 2026), Cartsen berharap menempati Top 3 sehingga melanjutkan Grand Final di Italy, Juli mendatang.