Pemkab Sleman Dorong Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
- 14 Mar 2026 11:08 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman – Pemkab Sleman mendorong Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan sebagai upaya perlindungan bagi para pekerja. Untuk mencapainya, Dinas Tenaga Kerja Sleman menggelar Forum Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang dilaksanakan baru-baru ini.
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyebut forum ini merupakan upaya strategis untuk mencapai tujuan Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Jaminan ini diharapkan bisa memberikan perlindungan bagi para pekerja sehingga bisa bekerja dengan lebih tenang, lebih produktif, dan memiliki jaminan masa depan yang lebih baik bagi pekerja ataupun keluarganya. Danang memastikan pihaknya turut memberikan perhatian terhadap pekerja rentan, seperti pekerja informal, petani, pedagang kecil, pengemudi transportasi, serta berbagai profesi lain yang sering kali belum memiliki perlindungan sosial yang memadai.
“Melalui jaminan sosial ketenagakerjaan, negara hadir untuk memberikan rasa aman bagi para pekerja dan keluarganya, khususnya ketika menghadapi risiko-risiko pekerjaan seperti kecelakaan kerja, kehilangan pekerjaan, hari tua, hingga risiko kematian. Ini adalah pilar utama dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat,” ujar Danang
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sleman, Sony Eka Santana memaparkan realisasi capaian Universal Coverage Jaminan di Sleman hingga Februari 2026 sebesar 32,34 persen atau mencakup 187.219 tenaga kerja. Angka ini masih di bawah target 2026 yang dipatok sebesar 37 persen yang ditetapkan dalam RPJMD.
"Target perlindungan pekerja rentan yang ditetapkan dalam Rakortekbang Kabupaten Sleman dengan jumlah 2.281 tenaga kerja pada tahun 2026 serta meningkat minimal sebesar 13.844 pada tahun 2027," ujar Sony.
Kepala Disnaker Sleman Epiphana Kristiyani menyebut forum ini baru pertama kali diselenggarakan. Melalui forum Universal Coverage Jaminan Ketenagakerjaan. nantinya akan diketahui langkah kongkret yang akan dilakukan untuk dapat mengantisipasi permasalahan terkait perlindungan pekerja, serta memastikan setiap pekerja mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Menurutnya, forum ini penting untuk mewujudkan peningkatan Universal Coverage Jaminan Ketenagakerjaan. Beberapa pihak juga turut menggandeng perangkat daerah terkait, perwakilan Apindo, Forum TJSP, dan Baznas.
“Kami berharap melalui forum UCJ dapat dilakukan diskusi aktif dari setiap stakeholder dalam mencari solusi dan upaya-upaya positif dalam meningkatan capaian Universal Coverage Jaminan Ketenagakerjaan,” ujar Ephipana.