Menarik, Penukaran Paket Uang Baru Disiapkan di Stasiun Yogyakarta

  • 13 Mar 2026 14:10 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – PT KAI Daop 6 Yogyakarta bekerja sama dengan Bank Indonesia DIY menyediakan loket penukaran uang baru. Loket ini tersedia di dua titik, yakni di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun Solo Balapan. Penukaran uang di Stasiun Yogyakarta dilayani pada tanggal 13 Maret dan 16-17 Maret 2026. Sementara, di Stasiun Solo Balapan hanya dilayani pada 13 Maret 2026.

Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih menyebut pihaknya turut menyiapkan 100 paket uang baru senilai Rp 5,3 juta. Sedangkan, tanggal 16-17 Maret disiapkan sebanyak 150 paket uang baru.

“Jadi, satu orang itu maksimal di Rp5,3 juta. Artinya, kalau ada yang kurang dari itu penukarannya, bisa untuk peserta yang lainnya,” kata Feni saat ditemui di Stasiun Yogyakarta, Jumat, 13 Maret 2026.

Feni menyebut loket dibuka mulai pukul 09.00 WIB. Penukaran uang baru hanya ditujukan bagi penumpang kereta api jarak jauh dengan syarat menyertakan KTP dan tiket kereta api jarak jauh pada tanggal keberangkatan atau kedatangan yang sama dengan tanggal jadwal penukaran uang. Uang ditukarkan dalam bentuk tunai dan tidak diselotip, staples, atau perekat lainnya.

Beberapa pecahan uang yang tersedia diantaranya adalah pecahan Rp50.000 dengan nominal maksimal Rp2.500.000, pecahan Rp20.000 dengan nominal maksimal Rp1.000.000, dan pecahan Rp10.000 dengan nominal maksimal Rp1.000.000.

Ada pula ⁠pecahan Rp5.000 dengan nominal maksimal Rp500.000, pecahan Rp2.000 dengan nominal maksimal Rp200.000, serta pecahan Rp1.000 dengan nominal maksimal Rp100.000 Feni menambahkan, layanan loket penukaran uang baru ini sudah tersedia sejak dua tahun terakhir. Fasilitas ini juga selalu mendapatkan antusias yang tinggi dari para penumpang.

“Pelayanan ini kolaborasi dengan Bank Indonesia untuk memberikan pelayanan tambahan dan juga memudahkan para pelanggan kereta api yang akan merayakan lebaran di kampung halaman maupun bersama keluarga untuk memudahkan penukaran uang,” ucap Feni.

Sementara, salah satu penumpang asal Purwokerto Hanan Jati Dwi Nugroho mengaku senang mendapat kesempatan untuk menukarkan uang baru sebesar Rp5,3 juta di Stasiun Yogyakarta. Hanan sempat gagal menukarkan uang melalui program BI usai kehabisan kuota. Hanan menyebut dia sudah mengantre sejak pukul 08.30 dan mendapatkan antrian 69. Syarat yang diperlukan hanya KTP dan tiket kereta api jarak jauh jurusan Purwokerto yang dia miliki.

“Kalau tahun kemarin saya menukarkan lewat website Pintar BI. Rencananya uang baru ini untuk dibagi-bagi sebagai THR,” kata Hanan.

Rekomendasi Berita