Konflik Timur-Tengah Perluas Krisis Kemanusiaan, Alumni UMY Serukan Perdamaian
- 13 Mar 2026 19:03 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – Keluarga Alumni UMY (KAUMY) Daerah Khusus Jakarta, menyerukan upaya perdamaian di kawasan Timur Tengah, akibat konflik antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel. Sebab, situasi saat ini bisa memicu persoalan serius.
Ketua KAUMY Daerah Khusus Jakarta, Wahyu Sandya Yudha Pangestu tidak ingin instabilitas kawasan Timur Tengah menyebabkan persoalan di jalur perdagangan internasional. Termasuk pengaruh di harga energi, hingga stabilitas kondisi pasar global.
”Perdamaian harus selalu menjadi pilihan utama,” katanya melalui siaran pers tertulis, Jumat, 13 Maret 2026. ”Meredakan konflik melalui dialog dan pendekatan kemanusiaan, menjadi langkah penting untuk mencegah penderitaan yang lebih besar.”
Faktanya, konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah, tidak hanya memperluas krisis kemanusiaan. Tetapi juga berpotensi memicu ketidakpastian ekonomi global yang berdampak luas bagi banyak negara termasuk Indonesia.
Seruan perdamaian tersebut juga disampaikan, dalam rangkaian kegiatan silaturahmi alumni UMY di Jakarta. Para peserta juga melakukan doa bersama untuk perdamaian di Palestina dan Iran, serta pemberian santunan bagi anak yatim.
KAUMY DK Jakarta juga berharap komunitas internasional dapat terus mendorong dialog dan penyelesaian konflik secara damai. Langkah ini demi menjaga stabilitas kawasan dan dunia.