Bulog Sebut Stok Beras di Way Kanan Aman hingga Lebaran

  • 09 Mar 2026 13:15 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan - Ketersediaan beras di Gudang Bulog Pisang Baru, Kabupaten Way Kanan, terpantau aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga pasca Idulfitri. Stok beras yang tersedia dinilai cukup untuk menjaga stabilitas pasokan di Way Kanan.

Kepala Gudang Bulog Pisang Baru, Lukman, mengatakan hingga saat ini stok beras di gudang tersebut mencapai 3.130 ton. Jumlah tersebut diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga enam bulan ke depan.

Ia menjelaskan kapasitas Gudang Bulog Pisang Baru dapat menampung beras hingga 4.500 ton. Karena itu, Bulog masih terus melakukan penyerapan gabah dari petani lokal.

Penyerapan gabah petani dilakukan untuk menjaga ketersediaan stok sekaligus mendukung kesejahteraan petani. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.

Selain itu, untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan beras menjelang Idulfitri, Bulog menjalin sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, dan Polri. Kerja sama tersebut dilakukan melalui berbagai kegiatan penyaluran beras kepada masyarakat seperti Operasi Pasar Murah maupun program bantuan pangan.

“Penyaluran beras dilakukan melalui kegiatan pasar murah maupun program bantuan pangan. Upaya ini bertujuan agar masyarakat tetap mendapatkan beras dengan harga yang terjangkau,” ujar Lukman, Senin 9 Maret 2026.

Lukman menambahkan hingga saat ini belum ada indikasi kenaikan harga beras di Kabupaten Way Kanan. Kondisi ini menunjukkan pasokan beras masih relatif stabil.

Ia menegaskan jika terjadi kenaikan harga, Bulog bersama para pemangku kepentingan akan mengambil langkah strategis. Di antaranya melalui penyaluran beras SPHP, operasi pasar, serta pelaksanaan pasar murah.

Dengan ketersediaan stok yang mencukupi serta langkah antisipatif yang disiapkan, Bulog memastikan pasokan beras bagi masyarakat Way Kanan tetap aman hingga beberapa bulan ke depan. Bulog juga akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan beras, terutama menjelang dan setelah perayaan Idulfitri.

Rekomendasi Berita