Pemkab Lamongan Salurkan Bantuan Beras dan 9.700 Sembako untuk Terdampak Banjir
- 12 Mar 2026 12:43 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Lamongan - Pemerintah Kabupaten Lamongan terus melakukan berbagai upaya untuk mempercepat penanganan banjir yang melanda sejumlah wilayah. Selain mengoptimalkan pompa air dan berkoordinasi dengan berbagai pihak, Pemkab Lamongan juga menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak.
Total sebanyak 54 ton beras dan 9.700 paket sembako disalurkan kepada masyarakat di lima kecamatan yang terdampak banjir. Penyaluran bantuan tahap kedua secara simbolis dilakukan oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi di Desa Ngujungrejo, Kecamatan Turi, Kamis 12 Maret 2026.
Pada tahap kedua ini, Pemkab Lamongan menyalurkan 32 ton beras dan 4.850 paket sembako untuk warga terdampak. Bupati Lamongan yang akrab disapa Pak Yes mengapresiasi inisiatif dan swadaya masyarakat Desa Ngujungrejo dalam membantu upaya penanganan banjir. Warga setempat diketahui membuat tanggul dari karung pasir (sandbags) serta mengerahkan 11 mesin diesel untuk mempercepat pembuangan air.
"Kami terus berupaya, memang tahun ini cuacanya ekstrem dan sulit diprediksi. Curah hujan meningkat hingga 300 persen dari biasanya. Selain itu ada limpasan air dari Waduk Gondang, Prijetan, Karangnongko, hingga Wonogiri yang berkumpul di wilayah Bengawan Jero,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kondisi tersebut diperparah dengan tinggi permukaan air laut yang lebih tinggi dari Bengawan Jero sehingga aliran air menjadi terhambat. Pemerintah daerah juga terus berupaya mempercepat pengeluaran air melalui Sluis Kuro dan Melik. Di kawasan Kuro sendiri terdapat 17 unit pompa yang dioperasikan untuk membantu mengurangi genangan air.
Selain itu, Pemkab Lamongan juga telah berkonsultasi dengan BMKG untuk mengupayakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) guna mengurangi potensi hujan dalam beberapa waktu ke depan. “Kami berharap ada rekayasa cuaca hingga mendekati hari raya agar mendung bisa dipecah. Yang terpenting saat ini pemerintah terus berupaya mencukupi kebutuhan masyarakat sekaligus mempercepat surutnya genangan,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Desa Ngujungrejo Mujib mengatakan banjir akibat bencana hidrometeorologi seperti saat ini baru pertama kali terjadi di desanya. Ia berharap genangan air dapat segera surut sebelum Hari Raya Idul Fitri.
Selain bantuan sembako, Bupati Lamongan juga menyerahkan tiga unit mesin diesel serta tambahan sandbags untuk memperkuat tanggul darurat.
Penyaluran bantuan juga dilakukan di beberapa desa lainnya. Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara menyerahkan bantuan di Desa Gempolpendowo, Kecamatan Glagah. Sementara Sekretaris Daerah Lamongan Moh. Nalikan menyalurkan bantuan di Desa Putatbangah, Kecamatan Karangbinangun.
Dari total bantuan yang disiapkan, sebelumnya 22 ton beras dan 4.850 paket sembako telah disalurkan pada tahap pertama. Sedangkan tahap kedua sebanyak 32 ton beras dan 4.850 paket sembako kini mulai didistribusikan ke lima kecamatan terdampak, yakni Kalitengah, Turi, Deket, Glagah, dan Karangbinangun.
Pemerintah Kabupaten Lamongan berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir sekaligus memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.