Sundra Family Care Dibuka, Bahan Baku dari Santri untuk Santri
- 10 Mar 2026 22:15 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Lamongan - Pondok Pesantren Sunan Drajat terus memperkuat kemandirian ekonomi berbasis pesantren. Melalui pembukaan unit usaha baru Sundra Family Care, pesantren tersebut berupaya memberdayakan santri sekaligus masyarakat sekitar melalui penguatan sektor komoditas pangan dan produk lokal.
Direktur Perekonomian Ponpes Sunan Drajat, Anas Al Hifni, mengatakan bahwa pembukaan Sundra Family Care bertujuan untuk mendukung pemberdayaan pesantren dan masyarakat sekitar. Sebab, sebagian besar produk yang dijual berasal dari hasil produksi pesantren maupun masyarakat sekitar.
Menurut Gus Anas sapaan akrabnya, konsep usaha ini berbeda dengan toko serba ada pada umumnya. Sundra Family Care lebih fokus pada penyediaan komoditas pangan yang dipasok langsung dari masyarakat.
“Kami membuka ini untuk pemberdayaan pesantren dan masyarakat. Hampir semua produk yang kami jual berasal dari pesantren dan masyarakat sekitar,” katanya, Selasa 10 Maret 2026.
Selain menyediakan kebutuhan pangan, Sundra Family Care juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung bagi keluarga. Di antaranya area permainan anak, apotek, hingga restoran yang dapat menjadi tempat berkumpul masyarakat.
Ia menjelaskan, kehadiran unit usaha tersebut juga diharapkan dapat disinkronkan dengan program pemerintah, khususnya program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga mengundang Menteri terkait agar ke depan program yang dijalankan pesantren dapat berjalan selaras dengan kebijakan nasional.
Gus Anas menyebutkan, Ponpes Sunan Drajat saat ini memiliki mitra KDKMP terbanyak di Indonesia, yakni 106 koperasi yang tersebar di berbagai wilayah di Jawa Timur. Dengan jaringan tersebut, koperasi pondok pesantren diharapkan mampu saling mendukung dengan program KDKMP dalam memperkuat perekonomian masyarakat.
“Kami memiliki mitra KDKMP paling banyak di Indonesia, ada 106 yang tersebar di seluruh Jawa Timur. Nantinya keberadaan Kopontren ini bisa disinkronkan dan saling mendukung dengan program KDKMP,” ujarnya.
Ia meyakini kehadiran Sundra Family Care akan memberikan dampak besar bagi perekonomian masyarakat. Hal itu karena bahan baku maupun produk yang dipasarkan dibeli langsung dari masyarakat dan santri.
“Semoga ini bisa menjadi solusi terbaik, karena kebutuhan bahan bakunya kita beli langsung dari masyarakat. Dari santri kembali ke santri,” tuturnya.
Menurut Gus Anas, usaha baru ini juga berbeda dengan unit usaha lain yang telah dimiliki Ponpes Sunan Drajat. Sundra Family Care dirancang secara khusus untuk menyasar segmen keluarga, sehingga diharapkan menjadi pusat kebutuhan sekaligus ruang aktivitas masyarakat.