Harga Daging di Tuban Tetap Stabil di tengah Isu PMK
- 27 Feb 2026 14:17 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Tuban - Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dipastikan tidak berdampak signifikan terhadap harga maupun ketersediaan daging sapi di Kabupaten Tuban. Hingga saat ini, pasokan daging sapi masih terjaga dengan baik dan harga di pasaran relatif stabil, termasuk selama bulan Ramadan.
Medik Veteriner Ahli Muda pada Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Peternakan Kabupaten Tuban, Elisabeth Septi Kusumaningtyas, menjelaskan bahwa PMK tidak memengaruhi harga daging sapi secara umum. Menurutnya, dampak PMK lebih dirasakan oleh harga sapi hidup yang terjangkit penyakit, sehingga nilainya cenderung menurun.
Sementara itu, harga daging sapi di tingkat konsumen masih berada pada kisaran normal, yakni di angka Rp120 ribuan per kilogram. "Menurut hasil pantauan dari teman-teman di lapangan, harga sekitar Rp120 ribu," ucapnya, Jumat, 27 Februari 2026.
Elisabeth menambahkan, wabah PMK juga tidak mengganggu distribusi maupun ketersediaan daging sapi di Tuban. Stok daging di pasaran masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. “Stoknya masih melimpah dan aman,” ujarnya.
Kondisi tersebut turut dibenarkan oleh pedagang daging sapi di Pasar Baru Tuban, Ida. Ia menyebutkan bahwa harga daging sapi selama Ramadan berada di kisaran Rp130 ribu per kilogram untuk kualitas super dan sekitar Rp110 ribu per kilogram untuk kualitas standar.
Meski begitu , Ia menegaskan bahwa kenaikan harga daging sapi tersebut tidak berkaitan dengan wabah PMK. “Kalau di Tuban tidak berpengaruh, mungkin di daerah lain,” ujarnya.
Dengan kondisi tersebut, masyarakat diimbau tetap tenang karena pasokan daging sapi di Kabupaten Tuban masih aman dan harga cenderung stabil meski di tengah isu PMK.