BPS Tuban Pilih Desa Merkawang sebagai Desa Cantik

  • 16 Mei 2025 11:56 WIB
  •  Tuban

KBRN, Tuban: Pemerintah Desa Merkawang, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, meluncurkan Program Pembinaan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik), Kamis (15/5/2025) di Balai Desa setempat. Program ini menjadi langkah awal dalam memperkuat sistem tata kelola desa berbasis data yang partisipatif dan terstruktur.

Kepala Desa Merkawang, Ahmad Wahib Al Haitimi, mengatakan, bahwa peluncuran program ini bukan sekadar peresmian secara formal, melainkan bentuk komitmen untuk membudayakan pemanfaatan data yang akurat, valid, dan terintegrasi di tingkat desa. Menurutnya, pemanfaatan data yang baik akan membantu desa dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran dan adil.

Ia juga menyoroti bahwa ketersediaan informasi yang dapat dipercaya merupakan landasan utama dalam meningkatkan kualitas layanan publik dan mendukung pembangunan desa yang mandiri serta berkelanjutan. "Kami akan menjalankan program ini secara optimal dengan pendekatan yang inklusif dan berorientasi jangka panjang," ujarnya.

Menurutnya, program Desa Cantik ini sejalan dengan arah pembangunan Desa Merkawang yang mengusung nilai-nilai kemajuan, kebersihan, kesejahteraan, dan kehidupan yang religius. Oleh karena itu, pihaknya mengajak seluruh komponen masyarakat termasuk pelaku UMKM, kalangan akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya, untuk berperan aktif dalam mewujudkan visi bersama tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Tuban, Arif Handoyo, menjelaskan bahwa Desa Cantik adalah inovasi teknologi yang memungkinkan warga desa mengakses dan mengunggah data secara mandiri, sekaligus memperoleh layanan administrasi seperti surat keterangan dengan lebih cepat.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun sistem data desa yang handal. "Data yang digunakan dalam program ini harus berasal langsung dari tingkat desa agar bisa dijadikan dasar oleh Pemerintah Kabupaten Tuban dalam merancang kebijakan yang relevan," katanya.

Program ini juga telah disinkronkan dengan sistem data nasional, yakni Satu Data Indonesia dan Satu Data Kabupaten Tuban. Melalui program ini, berbagai informasi penting seperti data penduduk, infrastruktur, penyandang disabilitas, serta angka stunting akan dikumpulkan secara sistematis guna menunjang perencanaan pembangunan desa yang menyeluruh.

Sebagai bagian dari implementasi, pemerintah kabupaten telah menginstruksikan seluruh kecamatan dan desa untuk segera memasukkan data potensi desa ke dalam aplikasi Desa Cantik. “Kami menetapkan waktu satu minggu untuk menyelesaikan input data dari 244 elemen informasi yang telah ditentukan,” katanya.

Acara ini diakhiri dengan penandatanganan Piagam Pencanangan Program Desa Cinta Statistik oleh sejumlah pihak, termasuk Kepala Diskominfo SP Tuban, Kepala BPS Tuban, Kepala Dinsos P3A dan PMD Tuban, Kepala Diskopumdag Tuban, Pimpinan Bank Jatim Cabang Tuban, Pimpinan Universitas Ronggolawe Tuban, Pimpinan PT Solusi Bangun Indonesia, dan Camat Tambakboyo.

Rekomendasi Berita