Bangkai Ikan Cemari Pantai, Warga Minta Pertanggungjawaban Pabrik

  • 11 Mar 2026 02:27 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Tual : Ratusan bangkai ikan berserakan sepanjang 2 kilometer di pantai Dusun Marbali, Desa Wangel, kecamatan Pulau-pulau Aru Kabupaten Kepulauan Aru.

Warga setempat yang tidak tahan bau busuk yang menyengat, hingga akhirnya turun di pantai lalu mengumpulkan bangkai ikan, dan mengisi di dalam puluhan katong ukuran besar. Dengan menggunakan gerobak guna mengangkut bangkai-bangkai ikan tersebut, warga mencari sumber bangkai ikan itu berasal.

Mereka mendatangi salah satu perusahaan ikan yang berlokasi di area yang sama, sementara melakukan kegiatan produksi ikan segar.

Dalam dialog dengan warga, pemilik pabrik menolak limbah ikan tersebut berasal dari pabriknya. Untuk membuktikan, pemilik mempersilahkan warga masuk, agar melihat secara langsung proses yang ada di dalam pabrik pengolahan ikan tersebut. Saat berada di dalam pabrik, warga kaget ketika semua tulang bangkai ikan yang ditemukan warga di pantai, sama dengan yang sementara diproses di dalam pabrik.

Syarifudin, warga RT 02/RW 04 Zipur Pantai, di Dobo Jumat (6/03/2026), tidak terima dengan yang apa disampaikan pihak pabrik, karena tidak sesuai dengan fakta. Warga menduga, pabrik tidak memiliki instalasi pengolahan limbah, hingga semua limbah dibuang begitu saja ke laut.

“Bangkai tulang ikan yang di pantai, sama dengan yang sementara diproses dalam pabrik tadi, apa yang disampaikan pemilik pabrik ini, tidak sesuai dengan yang kita lihat bersama. Di dalam pabrik ada ikan yang sama dengan yang ada di pantai.” tegas Udin.

Dengan adanya persoalan tersebut, warga mengancam akan mendatangkan massa lebih besar, jika pihak pabrik mengabaikan penanganan limbah tersebut.

Sementara itu, pihak pabrik ketika diminta konfimasi oleh wartawan terkait persoalan ini, berusaha mengelak dengan menggunakan tangan untuk menutup kamera wartawan. Sementara di depan pabrik suasana sekilas tampak biasa saja, tak ada aktivitas yang menonjol.

Rekomendasi Berita