Harga ikan di Tolitoli naik karena banyak nelayan tidak melaut

  • 12 Mar 2026 16:21 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli – Harga ikan laut di Kabupaten Tolitoli mengalami kenaikan cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini terlihat di Pasar Susumbolan, di mana sejumlah lapak penjual ikan tampak kosong akibat berkurangnya pasokan dari para nelayan.

Salah seorang pedagang ikan di Pasar Susumbolan, Firman, mengatakan kenaikan harga ikan dipicu oleh faktor cuaca yang tidak bersahabat dalam beberapa hari terakhir. Angin kencang dan hujan yang terus terjadi membuat banyak nelayan tidak melaut sehingga pasokan ikan menjadi berkurang.

Firman mencontohkan, harga ikan tuna yang biasanya dijual sekitar Rp 65 ribu per ekor kini naik menjadi Rp 90 ribu.

“Beberapa hari terakhir ini harga ikan laut cukup tinggi. Contohnya ikan tuna, biasanya Rp65 ribu sekarang ikan segini harganya Rp 90 ribu. Karena memang ikan kurang, banyak pemancing juga tidak turun melaut karena cuaca angin kencang dan hujan terus,” ujar Firman di Pasar Susumbolan, Kamis (12/03/2026).

Ia menjelaskan, sebagian besar ikan yang dijual diperoleh dari pemancing langganannya. Namun dalam beberapa hari terakhir jumlah tangkapan yang didapat juga terbatas sehingga harga ikan ikut meningkat. Meski demikian, Firman memastikan ikan yang dijual tetap dalam kondisi segar dan berkualitas.

Sementara itu, salah seorang pengunjung pasar, Darus, mengaku terpaksa beralih membeli ikan air tawar karena harga ikan laut dinilai terlalu mahal.

“Karena harga ikan laut tinggi, saya memilih beli ikan bandeng saja yang harganya masih terjangkau. Untuk lauk keluarga juga ditambah tahu dan tempe,” kata Darus.

Kenaikan harga ikan laut ini diperkirakan masih akan terjadi apabila kondisi cuaca di perairan sekitar Tolitoli belum membaik.

Rekomendasi Berita