Sebanyak 10 Kontainer Telur Tiba Ternate, Stok Lebaran Aman
- 13 Mar 2026 16:35 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Pemerintah Provinsi Maluku Utara memastikan ketersediaan telur dan berbagai bahan pokok tetap terjaga menjelang Hari Raya Idulfitri. Kepastian ini diperoleh melalui koordinasi intensif dengan para agen besar di Kota Ternate serta dukungan kelancaran distribusi logistik melalui jalur pelabuhan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Maluku Utara, Rony Saleh, mengatakan meningkatnya permintaan telur menjelang lebaran mendorong pemerintah daerah memperkuat komunikasi dengan para distributor utama yang memasok kebutuhan masyarakat.
“Kita lakukan koordinasi intensif dengan para agen. Pemerintah juga memberi keluasan akses serta prioritas dalam pengiriman dan proses bongkar muat dari daerah asal hingga tiba di Ternate,” ujar Rony kepada rri.co.id, Jumat 13 Maret 2026.
Berdasarkan data yang dihimpun, sejumlah pasokan telur telah tiba di Ternate dan langsung didistribusikan ke pasar melalui para agen besar. Salah satunya agen Hj. Umi di kawasan Takoma yang menerima sekitar 1.131 ikat telur yang tiba pada pagi hari dari Manado dan Surabaya. Sementara agen Asri menerima satu kontainer yang berisi sekitar 884 ikat telur.
Pasokan tambahan juga diterima agen besar di kawasan Kampung Makassar, yakni Hj. Nani dan Hj. Anto, yang masing-masing memperoleh tiga kontainer telur. Selain itu, agen Marto di kawasan Kelapa Pendek menerima satu kontainer berisi sekitar 884 ikat telur.
Sebagian besar pasokan tersebut tiba di Pelabuhan Ternate sekitar pukul 02.00 WIT. Proses bongkar muat dilakukan lebih cepat melalui koordinasi antara pemerintah daerah, KSOP, serta Dinas Perhubungan guna memastikan distribusi berjalan lancar.
Rony menjelaskan pemerintah daerah terus menjalin komunikasi dengan pihak ekspedisi, KSOP, dan instansi perhubungan agar pengangkutan bahan pokok mendapatkan prioritas hingga menjelang lebaran.
“Kami juga bersurat ke Bulog dan berkoordinasi dengan agen, KSOP, serta Perhubungan untuk memprioritaskan pengangkutan bahan pokok agar stok tetap terjaga dan harga stabil,” katanya.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam memastikan masyarakat tidak mengalami kesulitan memperoleh kebutuhan pokok menjelang hari raya.
Ia juga menambahkan Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, termasuk dengan Badan Pangan Nasional, guna menjaga stabilitas pasokan dan harga di daerah.
“Insya Allah stok Maluku Utara seperti minyak goreng, beras SPHP maupun premium, gula, dan Minyakita dalam kondisi aman dan harganya tetap terjangkau sesuai HET di 2 Kota (Ternate dan Tidore) bertahap 8 Kabupaten,” ujar Rony.
Dengan tambahan pasokan dari daerah lokal serta distribusi dari Surabaya dan Manado, yang didukung kelancaran proses logistik di pelabuhan, pemerintah memastikan kebutuhan telur dan bahan pokok masyarakat Maluku Utara menjelang Lebaran tetap terpenuhi.