Pemda dan DPRD Haltim Bahas Lingkungan dan Program Daerah Bersama Antam

  • 13 Mar 2026 11:07 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Haltim - Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur bersama DPRD Halmahera Timur menggelar pertemuan dengan PT Antam membahas isu strategis daerah di Jakarta, Kamis 12 Maret 2026. Pertemuan tersebut menyoroti pengelolaan lingkungan di wilayah operasi Antam Group serta dukungan perusahaan terhadap program pembangunan daerah.

Delegasi Pemerintah Daerah Halmahera Timur dipimpin Sekretaris Daerah Ricky Chairul Richfat mewakili Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub. Turut hadir Ketua DPRD Haltim Idrus Maneke bersama Ketua Komisi III Ashadi Tadjudin serta sejumlah anggota DPRD lainnya.

Dari pihak perusahaan, pertemuan dipimpin Direktur Utama PT Antam Untung Budiharjo didampingi Direktur Operasi Hartono dan Direktur Kerja Sama Dewa. Hadir pula jajaran pimpinan Antam Unit Buli serta perwakilan perusahaan mitra seperti NKA dan SDA.

Sekda Haltim Ricky Chairul Richfat menjelaskan pertemuan tersebut membahas berbagai persoalan strategis berkaitan langsung dengan aktivitas perusahaan. Isu utama yang dibicarakan adalah kondisi pengelolaan lingkungan pada wilayah operasi Antam Group di Kabupaten Halmahera Timur.

Selain persoalan lingkungan, pemerintah daerah juga membahas kontribusi perusahaan dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah daerah. Salah satu diantaranya dukungan terhadap pengembangan layanan kesehatan di RSUD Maba serta program pengentasan kemiskinan daerah.

“Banyak hal dibicarakan termasuk komitmen Antam Group mendukung pengembangan RSUD Maba serta kerja sama pengentasan kemiskinan,” kata Ricky, Jumat 13 Maret 2026.

Ketua DPRD Halmahera Timur Idrus Maneke dalam pertemuan tersebut menyoroti rencana pengembangan Pulau Koropon oleh masyarakat Mabapura. Pengembangan pulau tersebut diharapkan mampu mendorong penguatan ekonomi masyarakat lokal melalui sektor pariwisata dan kegiatan ekonomi produktif.

“Kami juga meminta dukungan penuh Antam terhadap penguatan BUMD dan program pemberdayaan masyarakat lokal,” ujar Idrus.

Sementara itu Ketua Komisi III DPRD Halmahera Timur Ashadi Tadjudin menyampaikan sejumlah keluhan masyarakat kepada pihak perusahaan. Keluhan tersebut berkaitan dengan persoalan sampah serta jalur penyeberangan kendaraan perusahaan yang sering dilalui masyarakat.

Menurutnya persoalan jalur penyeberangan atau crossing jalan milik perusahaan NKA harus segera mendapatkan perhatian serius. Ia menilai pembangunan flyover menjadi solusi penting guna meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat sekitar.

“Persoalan ini membutuhkan kerja sama serius dan tindak lanjut dari pihak Antam demi kepentingan masyarakat,” kata Ashadi.

Rekomendasi Berita