Mengenang BJ. Habibie yang Lahir pada 25 Juni 1936
- 24 Jun 2025 17:16 WIB
- Ternate
KBRN, Ternate: 25 Juni merupakan hari lahir bapak teknologi Indonesia, yakni Bacharuddin Jusuf Habibie. BJ. Habibie memiliki kontribusi yang besar terhadap teknologi pesawat terbang.
BJ. Habibie lahir pada 25 Juni 1936 di Parepare, Sulawesi Selatan. Merupakan anak keempat dari delapan bersaudara, ia lahir dari pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan RA Tuti Marini Puspowardojo.
Habibie belajar tentang keilmuan teknik mesin di Fakultas Teknik Universitas Indonesia Bandung (sekarang Institut Teknologi Bandung) pada tahun 1954. Pada 1955–1965, Habibie melanjutkan studi teknik penerbangan, spesialisasi konstruksi pesawat terbang, di RWTH Aachen, Jerman Barat dan menerima gelar diploma insinyur pada 1960 dan gelar doktor insinyur pada 1965 dengan predikat summa cum laude.
Pada 12 Mei 1962 BJ. Habibie menikah dengan Hasri Ainun Habibie, di Rangga Malela, Bandung. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai dua orang putra bernama Ilham Akbar dan Thareq Kemal.
Mengutip dari Wikipedia, Bacharuddin Jusuf Habibie merupakan Presdien Republik Indonesia ketiga yang menjabat sejak tahun 1998 sampai 1999. Ia menggantikan Soeharto yang mengundurkan diri dari jabatan presiden pada tanggal 21 Mei 1998.
Sebelum menggantikan Soeharto, BJ. Habibie menjabat sebagai Wakil Presiden Indonesia ketujuh. Sebelum memasuki dunia politik, Habibie dikenal luas sebagai seorang profesor dan ilmuan dalam teknologi aviasi internasional dan satu-satunya presiden Indonesia hingga saat ini yang berlatar belakang teknokrat.
Presiden ketiga RI ini meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto pada tanggal 11 September 2019 pukul 18.05 WIB karena gagal jantung. Sebelumnya, ia telah menjalani perawatan intensif sejak 1 September 2019.