Perkuat Pasokan Gas Nasional, Dua Sumur Baru PHM Mulai Berproduksi

  • 06 Mar 2026 10:16 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Balikpapan - PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) kembali mencatatkan pencapaian signifikan dalam menjaga ketahanan energi nasional. Anak perusahaan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) ini mengumumkan keberhasilan onstream Platform WPS-5 pada Proyek Sisi Nubi Area of Interest (SNB AOI 1-3-5) di lepas pantai Delta Mahakam, Kalimantan Timur, pada 23 Februari 2026.

Keberhasilan ini menyusul operasional Platform WPS-4 yang telah lebih dulu mengudara pada Desember 2025 lalu. Dengan beroperasinya kedua platform tersebut, total produksi gas dari kepala sumur (well head) kini mencapai sekitar 45 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).

Proses onstream kali ini ditandai dengan mulai berproduksinya dua sumur baru, yaitu:

  • Sumur SS-505: Mulai mengalir pada 21 Februari 2026 dengan target produksi terkontrol di kisaran 10-11 MMSCFD.
  • Sumur SS-504: Mulai berproduksi pada 23 Februari 2026 dengan laju gas mencapai 11,4 MMSCFD.

General Manager PHM, Setyo Sapto Edi, menegaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari strategi besar untuk menahan laju penurunan produksi alamiah di lapangan-lapangan migas yang sudah matang (mature).

"Keberhasilan ini menunjukkan komitmen kuat PHM dalam mendukung ketahanan energi nasional, sejalan dengan visi Asta Cita pemerintah terkait swasembada energi," ujar Setyo.

Dalam proses produksinya, PHM menerapkan teknologi sand filter selama tahap clean-up sumur. Inovasi ini dilakukan untuk memastikan kebersihan aliran gas dan menjaga integritas fasilitas produksi agar tetap andal dalam jangka panjang.

Dari total rencana enam platform dalam Proyek SNB AOI 1-3-5, saat ini dua platform telah beroperasi penuh. Setyo menambahkan bahwa sisa platform lainnya sedang dalam berbagai tahap pengerjaan, mulai dari persiapan well intervention hingga pengeboran (drilling).

"Kami terus berinvestasi pada eksplorasi dan eksploitasi untuk menemukan sumber daya baru dan menambah cadangan migas nasional dari wilayah Kalimantan," tambah Setyo.

Melalui sinergi bersama SKK Migas dan induk usaha PT Pertamina Hulu Energi (PHE), PHM berkomitmen menjalankan operasional yang selamat, efisien, dan ramah lingkungan berdasarkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Rekomendasi Berita