Soal Latihan Bersama 4 Negara di Kaltara, Danrem: Tunggu Mabes AD
- 29 Sep 2025 21:13 WIB
- Tarakan
KBRN, Tanjung Selor : Rencana latihan militer bersama empat negara di Kalimantan Utara (Kaltara) masih dalam tahap pembahasan di tingkat pusat.
Latihan ini akan melibatkan Indonesia, Singapura, Australia, dan Malaysia. Lokasi yang digadang-gadang adalah wilayah perbatasan di Kabupaten Nunukan, yang dikenal strategis karena berseberangan langsung dengan negara tetangga.
Komandan Korem (Danrem) 092/Maharajalila, Brigjen TNI Mohammad Sjahroni, menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu keputusan resmi dari Markas Besar Angkatan Darat (Mabes AD).
Menurutnya, segala persiapan memang sudah mulai dipetakan, namun belum ada kepastian mengenai daerah latihan yang akan digunakan.
“Sekarang masih dikaji ulang, sedang ditinjau. Daerah latihannya tentu nanti kita menunggu keputusan dari Mabes Angkatan,” ujar Sjahroni kepada wartawan, Senin (29/9/2025).
Ia menegaskan, meski di tingkat daerah sudah ada gambaran lokasi yang potensial, namun semua keputusan final berada di Mabes AD.
Baca Juga : Rencana Puslatpur di Kaltara, Danrem: Progres dalam Kajian
“Persiapan lokasi latihan ada, tetapi untuk kepastiannya menunggu keputusan dari Mabes. Jadi memang sampai sekarang belum ada keputusan,” katanya.
Latihan militer bersama ini dinilai penting bagi Indonesia, khususnya Kaltara, yang menjadi salah satu wilayah perbatasan paling vital.
Kehadiran latihan multinasional tidak hanya akan memperkuat kapasitas pertahanan, tetapi juga membangun solidaritas dengan negara-negara sahabat di kawasan Asia Pasifik.
Selain itu, jika terlaksana, latihan ini juga berpotensi memberikan dampak positif bagi masyarakat lokal.
Kehadiran personel dari berbagai negara akan mendorong perputaran ekonomi di daerah, baik dari sisi logistik maupun jasa pendukung.
Namun, Sjahroni menegaskan bahwa aspek keamanan dan kepentingan pertahanan tetap menjadi prioritas utama.
“Kalau memang jadi dilaksanakan, tentu kita akan mendukung penuh. Sebagai komando teritorial, kami siap memberikan dukungan di bidang teritorial. Ini bagian dari tugas kami untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar,” tutur Sjahroni.
Hingga kini, pihak Korem 092 masih menunggu instruksi lanjutan dari Mabes AD.
Sjahroni memastikan bahwa jajaran di daerah siap menindaklanjuti kapan pun keputusan resmi dikeluarkan.
“Kami sifatnya siap sedia. Tinggal menunggu arahan lebih lanjut dari pusat,” pungkasnya. (Ramlan)