Kenaikan Harga jelang Lebaran Idul Fitri Dipengaruhi Banyak Faktor

  • 12 Mar 2026 16:52 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Pengamat Ekonomi STIE Pembangunan Tanjungpinang, Satriadi, menilai kenaikan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri merupakan fenomena yang kerap terjadi setiap tahun. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, terutama meningkatnya permintaan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

Menurut Satriadi, salah satu penyebab utama kenaikan harga adalah ketidakseimbangan antara permintaan dan ketersediaan barang di pasar. Hal ini sering terjadi ketika masyarakat melakukan pembelian dalam jumlah besar atau panic buying.

“Ketika masyarakat melakukan pembelian secara berlebihan, maka permintaan meningkat tajam dan dapat menyebabkan harga ikut naik,” ujar Satriadi, Kamis, 12 Maret 2026.

Selain itu, faktor distribusi dan logistik juga turut mempengaruhi pergerakan harga bahan pokok di pasaran. Ia menjelaskan daerah kepulauan seperti Kepulauan Riau masih sangat bergantung pada pasokan dari daerah lain.

“Biaya distribusi dan logistik menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi harga, apalagi untuk daerah kepulauan yang bergantung pada pasokan dari luar daerah,” tuturnya.

Satriadi juga menyoroti kondisi ekonomi global yang dapat memberikan dampak tidak langsung terhadap harga bahan pokok. Konflik internasional berpotensi memicu kenaikan harga bahan bakar yang kemudian berdampak pada biaya distribusi.

“Kondisi global seperti konflik antarnegara bisa mempengaruhi harga bahan bakar yang akhirnya berdampak pada biaya distribusi dan logistik,” ucapnya.

Selain faktor tersebut, kondisi cuaca juga dapat mempengaruhi kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok. Ia berharap cuaca tetap mendukung agar distribusi berjalan lancar sehingga harga di pasaran dapat tetap terkendali.

“Mudah-mudahan cuaca mendukung sehingga distribusi barang berjalan lancar dan harga di pasaran bisa lebih stabil,” katanya.

Rekomendasi Berita