Bintan Jadi Fokus BNNP RI dalam Pengelolaan Nelayan
- 20 Mei 2025 10:46 WIB
- Tanjungpinang
KBRN, Bintan: Wakil Bupati Bintan, Deby Maryanti didampingi Sekda Bintan, Ronny Kartika menyambut baik atas kunjungan Asisten Deputi Pengelolaan Batas Negara Wilayah Laut dan Udara. Menurut Deby, kedatangan dan kunjungan Tim BNPP RI ke Bintan tentunya akan memudahkan komunikasi dan koordinasi Pemerintah Daerah dengan BNPP RI itu sendiri.
"Pemkab Bintan tentu sangat berharap kunjungan kerja ini dapat memudahkan koordinasi dan komunikasi atas isu-isu strategis yang ditemui di Bintan,” kata Deby Maryanti, Senin (19/5/2025).
Dikatakannya juga bahwa Kabupaten Bintan merupakan wilayah strategis di Indonesia yang berbatasan langsung dengan beberapa negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia. Kabupaten Bintan saat ini memiliki empat lokasi prioritas perbatasan yang meliputi Kecamatan Bintan Utara, Kecamatan Teluk Sebong, Kecamatan Gunung Kijang dan Kecamatan Bintan Pesisir.
Sementara itu, Asisten Deputi Pengelolaan Batas Negara Wilayah Laut dan Udara, (Asdep Taslaud) BNPP RI, Siti Metrianda menuturkan kedatangannya bersama tim akan berfokus pada pemberdayaan masyarakat nelayan. Khususnya lagi di kawasan perbatasan dan Pulau-Pulau Kecil Terluar (PPKT).
"Persoalan pelanggaran batas maritim yang banyak terjadi pada nelayan, maka dirasa perlu dilakukan pemberdayaan dan edukasi terkait pemahaman pentingnya nelayan pesisir agar tidak melewati batas-batas teritorial itu,” ujarnya.
Adapun beberapa tujuan lain yang akan dilakukan BNPP RI hingga empat hari ke depan diantaranya meningkatkan keterampilan pengunaan alat navigasi laut. Meningkatkan peran aparatur Pemerintah Daerah dalam pengawasan batas negara.
Kemudian terbangunnya Pilar Titik Referensi (PTR) di Pulau Berakit yang hilang akibat abrasi. Terakhir dapat ditemukannya PTR Tanda Batas di Pulau Sentut, Desa Mapur, Kecamatan Bintan Pesisir.