Cap Go Meh 2026 Semarakkan Kota Manado
- 03 Mar 2026 22:36 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, Manado – Usai perayaan Tahun Baru Imlek, umat Tri Dharma di Kota Manado kembali menggelar perayaan Cap Go Meh yang berlangsung meriah pada Selasa, 3 Maret 2026. Perayaan yang menjadi penutup rangkaian Imlek ini menghadirkan suasana semarak di pusat Kota Manado dan selalu memberi dampak positif bagi masyarakat daerah, baik dari sisi sosial maupun ekonomi.
Cap Go Meh yang dipusatkan di kawasan Klenteng Ban Hin Kiong menampilkan atraksi budaya yang paling dinantikan, yakni aksi 11 tangsin. Para tangsin atau medium spiritual tersebut memperagakan aksi-aksi atraktif yang memukau ribuan warga yang memadati lokasi perayaan. Tradisi ini menjadi daya tarik utama karena sarat nilai spiritual dan budaya Tionghoa yang telah mengakar kuat di Sulawesi Utara.

Tak hanya umat Tri Dharma yang bersukacita, masyarakat lintas agama dan suku turut antusias menyaksikan perayaan tahunan ini. Heydi Warga Kakas, Kabupaten Minahasa yang datang langsung ke pusat Kota Manado, mengaku sengaja hadir untuk menyaksikan kemeriahan Cap Go Meh. Menurutnya, ritual adat dalam perayaan Imlek dan Cap Go Meh sangat menarik untuk diketahui dan menjadi tontonan budaya yang edukatif.
“Setiap tahun saya selalu menantikan Cap Go Meh. Atraksi tangsin sangat unik dan tidak bisa dilihat setiap hari. Ini juga menjadi momen kebersamaan masyarakat, dari siang sampai malam kami tetap berada disini lokasi pelaksanaan cap go meh di calaca, dan beruntung tahun sepanjang menunggu cuaca cerah tidak sama dengan tahun sebelumnya hujan,” ujarnya, selasa 3 maret 2026.

Perayaan Cap Go Meh tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga event budaya yang dinantikan masyarakat dan wisatawan dari dalam maupun luar daerah. Kehadiran pengunjung yang membludak turut memberikan dampak ekonomi bagi pelaku UMKM, pedagang kuliner, hingga sektor jasa di sekitar lokasi perayaan.
"ini perayaan syukur 15 hari setelah perayaan imlek, dan tahun ini dengan shio Kuda, diartikan bagi kami sebagai tahun penguatan dan tangguh sesuai dengan sifat kuda yang tangguh dan kuat, artinya tahun ini kami peringati banyak kekuatan dan berkat, kami ambil nilai positif hewan kuda tersebut yang rajin dan pekerja keras," ucap Ketua Matakin Sulut, Riano Baggy usai pelaksanaan Cap Go Meh.

Dengan terselenggaranya Cap Go Meh 2026 yang aman dan meriah, Kota Manado kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah dengan kerukunan antarumat beragama yang kuat, serta mampu menjaga dan melestarikan tradisi budaya yang telah diwariskan turun-temurun.