Sidak Wabup, BBM Eceran di Takengon Tembus Rp30 Ribu Perliter
- 06 Mar 2026 09:10 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID,Takengon - Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan menemukan BBM eceran mencapai Rp30 ribu per liter, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah kios dan pertamini di Takengon, Kamis 5 Maret 2026.
Temuan tersebut muncul saat pemerintah daerah turun langsung ke lapangan, menyusul isu kelangkaan BBM yang sempat memicu antrean panjang di sejumlah SPBU di Aceh Tengah.
Kondisi ini langsung menjadi perhatian pemerintah daerah setempat, karena dinilai memberatkan masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan bahan bakar.

Terkait temuan ini, pemerintah daerah akan membentuk tim pengawasan terpadu yang melibatkan Dinas Perdagangan, Satpol PP serta instansi terkait untuk melakukan penertiban.
“Jika ditemukan pedagang yang menimbun atau menjual dengan harga tidak wajar, akan diberikan sanksi. Mulai dari peringatan, pembinaan hingga pencabutan izin usaha,” tegas Muchsin.
Selain kios penjual BBM eceran, Wakil Bupati didampingi sejumlah kepala SKPK juga melakukan pengecekan langsung ke tiga SPBU di wilayah Aceh Tengah untuk memastikan ketersediaan BBM bagi masyarakat.

Dalam peninjauan itu, dipastikan stok BBM masih dalam kondisi aman. Bahkan pada salah satu SPBU di Takengon, ketersediaan Pertalite tercatat sekitar 20 ton, sementara jenis BBM lainnya juga masih tersedia.
“Kami turun langsung untuk memastikan ketersediaan BBM bagi masyarakat Aceh Tengah. Informasi yang kami dapatkan, stok minyak masih aman. Jadi masyarakat tidak perlu panik,” ujarnya.
Wabup Muchsin juga menjelaskan, berdasarkan koordinasi dengan Pertamina Patra Niaga Depot Lhokseumawe, stok BBM di tingkat depot masih sangat mencukupi bahkan mencapai jutaan liter.

Stok di Depot Lhokseumawe antara lain Pertamax sekitar 1,34 juta liter, Pertalite sekitar 4,36 juta liter, serta Solar sekitar 2,3 juta liter. Stok tersebut dipersiapkan untuk masyarakat hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri.(FJ)