Pendaftaran Duta Bahasa Aceh 2026 Resmi Dibuka

  • 05 Mar 2026 13:53 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Banda Aceh : Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Aceh Tahun 2026 resmi dibuka mulai 4 hingga 19 Maret 2026. Ajang tahunan ini menjadi wadah bagi generasi muda Aceh untuk berperan aktif dalam memartabatkan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, serta meningkatkan penguasaan bahasa asing.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Aceh, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, bekerja sama dengan Ikatan Duta Bahasa Provinsi Aceh.

Peserta diharapkan menjadi reksa bahasa yang mampu mengutamakan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing sebagai bekal menghadapi tantangan global.

Adapun persyaratan peserta antara lain merupakan Warga Negara Indonesia yang berdomisili di Aceh, berusia 18 hingga 25 tahun dan belum menikah, minimal lulusan SMA/sederajat, serta memiliki kemampuan berbahasa Indonesia, menguasai atau menunjukkan sikap positif terhadap bahasa daerah dan menguasai salah satu bahasa asing.

Selain itu, calon peserta belum pernah menjadi finalis Duta Bahasa Provinsi Aceh, tidak sedang menjabat sebagai duta lain, serta memiliki rancangan krida kebahasaan. Peserta yang terpilih nantinya akan aktif berkontribusi sebagai Duta Bahasa dengan Balai Bahasa Provinsi Aceh selama setahun.

Dalam ketentuannya, peserta diwajibkan mengikuti akun media sosial resmi penyelenggara serta mengunggah konten kebahasaan sesuai pedoman yang telah ditetapkan. Seluruh proses seleksi dan pengumuman akan diinformasikan melalui akun Instagram resmi @ikadubas.aceh.

Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui pranala s.id/DubasAceh atau melalui tautan yang tersedia di bio Instagram resmi penyelenggara. Untuk informasi lebih lanjut, panitia menyediakan narahubung yang dapat diakses oleh calon peserta.

Melalui ajang ini, generasi muda Aceh diharapkan mampu menjadi agen literasi dan kebahasaan yang berkontribusi dalam pembangunan budaya dan pendidikan di daerah. (AY)

Rekomendasi Berita