Dinkes Dukung Percepatan Penurunan Target Nasional Kasus TBC

  • 11 Feb 2026 11:39 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Penderita Tuberkulosis (TBC) di Indonesia masih tergolong tinggi menjadi konsentrasi penuh Pemerintah dalam upaya percepatan eliminasi kasus di setiap daerah.

Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kepulauan Sangihe, dr. Handry Pasandaran, ME, kepada rri.co.id, mengatakan bahwa dalam penanganan kasus TBC dilakukan kolaborasi bersama mulai dari kegiatan cek kesehatan gratis untuk deteksi dini penyakit yang diderita terhadap 30 ribu lebih masyarakat.

Sebagai penyakit menular deteksi dini terhadap penderita TBC akan memudahkan pelayanan kesehatan dan dapat menekan bertambahnya kasus.

Pada prinsipnya program kesehatan dalam penanganan TBC dilakukan secara berjenjang dari pusat hingga daerah dan dipastikan kesembuhan 100 persen jika penderita rutin konsumsi obat secara teratur.

"TBC menjadi perhatian pusat dan otomatis kita di daerah juga mendukung penuh apa yang menjadi target nasional," katanya.

Pasandaran menegaskan bahwa Pemerintah Daerah Kepulauan Sangihe berkomitmen agar secara berkesinambungan kasus TBC turun dari tahun ke tahun.

Diketahui Target nasional menghapus TBC pada tahun 2030 sekaligus menjadi bagian dari program prioritas Presiden RI yang berfokus pada hasil terbaik secara cepat.

Tantangan besar mengacu pada Global Tuberculosis Report 2024, Indonesia menempati peringkat kedua dunia dengan jumlah kasus TBC tertinggi, sementara tingkat penemuan kasus baru mencapai sekitar 62 persen.

(Anthon)

Rekomendasi Berita