Bendera Setengah Tiang, Penghormatan untuk Try Sutrisno

  • 03 Mar 2026 14:25 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Pemerintah Republik Indonesia menginstruksikan pengibaran Bendera Merah Putih setengah tiang selama tiga hari, mulai 2 hingga 4 Maret 2026. Kebijakan ini sebagai bentuk penghormatan atas wafatnya Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno.

Instruksi tersebut tertuang dalam Surat Menteri Sekretaris Negara Nomor B-02/M/S/TU.00.00/03/2026 yang ditujukan kepada pimpinan lembaga negara, para menteri, gubernur, hingga kepala perwakilan RI di luar negeri. Dalam surat itu ditegaskan agar Bendera Negara dikibarkan setengah tiang di seluruh pelosok tanah air selama tiga hari berturut-turut, terhitung mulai 2 sampai 4 Maret 2026. Pemerintah sekaligus menetapkan rentang waktu tersebut sebagai Hari Berkabung Nasional.

Try Sutrisno lahir di Surabaya, 15 November 1935. Ia meniti karier militer sejak usia muda sebagai perwira TNI Angkatan Darat. Dalam perjalanan pengabdiannya, ia pernah menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer, kemudian dipercaya menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (1986–1988). Kariernya berlanjut saat ia diangkat menjadi Panglima ABRI pada 1988–1993.

Pengalaman panjang di bidang pertahanan dan keamanan mengantarkannya dipercaya sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia periode 1993–1998, mendampingi Presiden Soeharto pada masa pemerintahan Orde Baru. Sepanjang kiprahnya, ia dikenal sebagai prajurit dan negarawan yang memiliki dedikasi dalam menjaga stabilitas nasional serta turut mewarnai dinamika politik Indonesia pada masanya.

Pengibaran bendera setengah tiang selama tiga hari menjadi simbol penghormatan negara atas jasa dan pengabdian almarhum kepada Republik Indonesia. Tradisi ini sendiri telah lama dikenal dalam praktik kenegaraan internasional sebagai tanda duka cita dan penghargaan tertinggi kepada tokoh bangsa yang wafat. Wujud penghormatan atas jasa mantan wapres di era Orde Baru itu, di ekspresikan masyarakat di wilayah perbatasan seperti di kabupaten kepulauan Sangihe. Pantauan reporter rri.co.id, seluruh kampung atau desa di depan rumah memasang bendera setengah tiang. Setiap warga masyarakat di tiap desa mengaku mengenal tokoh pemimpin bangsa Tri Sutrisno seorang pemimpin yang baik dan berwibawa.

Rekomendasi Berita