Operasi Ketupat Candi 2026 Dimulai, Polres Karanganyar Siagakan 650 Personel
- 12 Mar 2026 20:42 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Karanganyar - Polres Karanganyar menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026 sebagai tanda dimulainya pengamanan arus mudik dan balik Lebaran di wilayah Bumi Intanpari, Kamis 12 Maret 2026. Sebanyak 650 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, dan relawan disiagakan untuk mengawal kelancaran mobilitas masyarakat selama 13 hari ke depan.
Kapolres Karanganyar, AKBP Arman Sahti, menegaskan apel ini merupakan pengecekan akhir terhadap kesiapan seluruh personel dan sarana prasarana. Mengingat karakteristik Karanganyar sebagai daerah lintasan tol sekaligus destinasi wisata unggulan, pengamanan akan difokuskan pada titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan.
“Hari ini kita laksanakan apel gelar pasukan sebagai tanda kesiapan kita. Polres Karanganyar melibatkan 650 personel gabungan. Kami mendirikan lima pos pengamanan dan satu pos terpadu di Alun-alun untuk memastikan slogan mudik aman keluarga bahagia benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar AKBP Arman Sahti.
Lokasi pos pengamanan tersebar di titik strategis, di antaranya Pintu Tol Klodran, Pintu Tol Kebakkramat, serta pos pelayanan di jalur wisata Tawangmangu dan Karangpandan. Selain fokus pada lalu lintas, Kapolres juga menyiagakan pasukan siaga bencana guna mengantisipasi cuaca ekstrem yang masih sering memicu tanah longsor dan pohon tumbang di wilayah atas.
Bupati Karanganyar, Rober Christanto, yang hadir dalam apel tersebut meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mendukung penuh kinerja kepolisian. Ia menekankan agar Karanganyar menjadi tuan rumah yang ramah bagi para pemudik dan wisatawan.
“Persiapan menghadapi mudik Lebaran sudah matang di semua lini. Mulai dari kesiapan infrastruktur jalan hingga pengawasan harga di lokasi wisata. Kami ingin Karanganyar menjadi rujukan destinasi yang aman dan nyaman bagi siapa saja yang datang,” ujar Bupati Rober.
Operasi Ketupat Candi 2026 di Karanganyar akan berlangsung mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Kepolisian mengimbau para pemudik untuk tetap waspada terhadap kondisi kendaraan dan kesehatan fisik, terutama saat melintasi jalur perbatasan menuju Jawa Timur yang memiliki medan perbukitan.