Temui Jokowi, Panglima Jilah Pertanyakan Pembangunan Dayak Center
- 05 Mar 2026 21:40 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Sragen - Panglima Jilah menemui Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di kediaman Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Kamis 5 Maret 2026.
Tokoh Dayak Pemimpin Besar Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) itu datang ke Solo untuk menanyakan kelanjutan rencana pembangunan Dayak Center di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Pertemuan tertutup tersebut berlangsung selama 30 menit. Dijumpai awak media seusai berjumpa Jokowi, Jilah mengaku pertemuan ini dalam rangka pembangunan IKN, terutama khusus untuk Dayak Center.
Dirinya berharap pembangunan Dayak Center dapat segera terealisasi. Sebab warga Dayak sudah menunggu berdirinya Dayak Center di IKN.
“Pembangunan Dayak Center kemungkinan akan dibangun tahun ini atau tahun depan. Aspirasi yang disampaikan ke Jokowi, diharapkan dapat diteruskan ke pemerintah pusat,” ucap Jilah.
Dayak Center diharapkan berdampak kepada perekonomian masyarakat Dayak. Terlebih di Dayak Center nantinya akan ada galeri, dan UKM, sehingga harapannya dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.
"Dayak Center juga akan menampilkan budaya, adat, tradisi dan Tarian Dayak," katanya.
Ditanya mengenai respons Jokowi saat ditanyakan mengenai realisasi pembangunan Dayak Center, Panglima Jilah menyebut bahwa ayah Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka ini sangat mendukung.
"Beliau sangat mendukung, karena beliau juga yang berjanji dengan kita bahwa Dayak Center harus ada di IKN," ujarnya.
Pada kesempatan sama, koordinator dari Kalimantan Timur, Susilo mengatakan, rencana pembangunan Dayak Center merupakan janji Jokowi kepada Panglima Jilah. Atas dasar itu janji itu ditanyakan kembali kepada Jokowi terkait realisasinya di IKN.
"Kemungkinan pemerintah akan mengakomodir itu, jadi beliau (Panglima Jilah) kepanjangan tangan dari saudara-saudara kita di Dayak Kalimantan. Mengamanahkan ke Panglima Jilah untuk menanyakan Dayak Center," katanya. MI