Pohon Asem di Jl Slamet Riyadi Mendadak Tumbang, Diduga Lapuk dimakan Usia

  • 26 Feb 2026 05:37 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta: Sebuah pohon yang berada di Jalan Slamet Riyadi, tepatnya di kawasan Hotel Megaland, tumbang mendadak pada Rabu (25/2/2026). Beruntung tanaman yang berukuran besar dan diketahui merupakan pohon asem jawa itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka, hanya gangguan lalu lintas sementara di kawasan tersebut.

Berdasarkan informasi dari beragam sumber, pohon tumbang terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Sebelum tumbang, sejumlah saksi menyebut tidak ada tanda-tanda selain hanya suara retakan yang kemudian diikuti dengan jatuhnya pohon yang menghantam ruas Jalan Slamet Riyadi.

Saat kejadian, tidak ada kendaraan yang melintasi kawasan tersebut, sehingga tidak ada korban. Adapun dampaknya, lalu lintas sempat terganggu sementara selama tim gabungan mengevakuasi bongkahan batang pohon yang melintang di jalanan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Surakarta, Ari Dwi Daryatmo, menyebut evakuasi pohon asem jawa tersebut memakan waktu sekitar 15 menit yang dilakukan bersama oleh BPBD Solo, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Solo, Polresta Solo, serta relawan SAR.

Menggunakan gergaji mesin, personel gabungan bersama-sama memotong batang raksasa tersebut menjadi bagian-bagian kecil agar mudah disingkirkan.

“Laporan masuk jam 11.00 WIB, tim langsung meluncur. Sekitar 15 menit proses pemotongan dan pembersihan, jalur sudah bisa dilalui normal kembali,” kata Ari saat diwawancarai awak media, Rabu (25/2/2026).

Selama proses evakuasi tersebut, lanjut dia, kondisi lalu lintas harus terhambat mengingat posisi pohon yang melintang di jalur yang ada. Sementara itu, saat ditanya penyebabnya, Ari menduga karena usia pohon yang tidak lagi mudah.

Selain itu, faktor cuaca, lanjut dia, juga mempengaruhi kekuatan pohon, mengingat belakangan hari hujan deras disertai angin kencang kerap terjadi di Solo.

“Kelihatannya memang sudah tua. Kalau kami lihat tadi akarnya sudah growong [berlubang] karena pengroposan. Ditambah lagi kondisi cuaca yang tidak menentu saat musim penghujan seperti sekarang,” kata dia.

Hal yang hampir serupa juga disampaikan oleh Kasat Samapta Polresta Solo, Kompol Edi Sukamto, yang mengerahkan personelnya untuk mengevakuasi pohon bersama yang lain.

“Kami bersama BPBD Solo dan sejumlah pihak lainnya melakukan evakuasi pohon tumbang agar tidak mengganggu arus lalu lintas dan aktivitas masyarakat. Personel Sat Lantas melakukan pengamanan serta pengaturan arus kendaraan, sementara Sat Samapta membantu proses pemotongan dan pembersihan,” kata dia.

Kompol Edi juga menyampaikan agar masyarakat tetap waspada, mengingat kondisi cuaca ekstrem dan tak menentu berpotensi menyebabkan bencana seperti pohon tumbang hingga yang lainnya yang lebih besar.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya saat kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi menyebabkan pohon tumbang maupun gangguan lainnya,” ujarnya. (Sifat)

Rekomendasi Berita