Puluhan Tahun Tak Diurus, Jalan Kalikobok Kini Mulus Berkat IJD
- 15 Feb 2026 18:16 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Sragen - Warga Desa Kalikobok, Kecamatan Tanon Kabupaten Sragen tak dapat menyembunyikan kebahagiaannya. Jalan yang rusak tak diurus puluhan tahun kini halus mulus setelah tersentuh pembangunan melalui proyek IJD (Inpres Jalan Desa).
Saking senangnya jalan Kalikobok-Bonagung sepanjang 2 kilometer dengan lebar 6 meter telah dibangun warga setempat menggelar tasyakuran. Pembangunan jalan tersebut adalah penantian panjang selama 35 tahun yang akhirnya terbayar tuntas.
Sejak era Bupati Sragen R. Bawono hingga silih bergantinya kepemimpinan di Sragen, jalan sepanjang lebih dari 2 kilometer tersebut seolah terlupakan. Jalan rusak parah, kendaraan logistik, pengangkut hasil pertanian dan mobil pribadi pun kerap nyangkut jika nekat melintas.
"Alhamdulillah, setelah koordinasi panjang, jalan ini dibangun dengan anggaran Rp 8,39 miliar dari APBN. Ini salah satu yang terbesar di Sragen. Sekarang jalannya gilar-gilar (mengkilap/mulus), sampai warga menyebutnya 'Jalan Tol Kalikobok'," ujar Widoyo Lurah Kalikobok saat ditemui dalam acara syukuran warga Minggu 15 Februari siang.

Kini, tugas warga Kalikobok dan Bonagung adalah menjaga jalan baru mereka. Widoyo pun telah mewanti-wanti warganya agar lebih waspada, terutama mengawasi anak-anak saat bermain di jalan yang kini mulus layaknya jalan tol tersebut.
Pembangunan jalan Desa Kalikobok tak bukan atas aspirasi Anggota Komisi V DPR RI Sriyanto Saputra. Saat tasyakuran, Sriyanto Saputro juga turut hadir untuk memotong pita dan nasi tumpeng.
Sriyanto menjadi kunci di balik transformasi jalan Kalikobok-Bonagung ini. Sriyanto menceritakan bahwa dirinya pertama kali "menangkap" keresahan warga saat menghadiri turnamen sepak bola di desa setempat.
"Saya cek langsung bersama Muspika, ternyata kondisinya memang parah. Ini jalan kabupaten yang sudah rusak sejak zaman Orba. Lewat fungsi aspirasi, saya dorong agar negara hadir di sini," kata politisi Partai Gerindra ini.
Bagi Sriyanto, pembangunan jalan ini bukan sekadar urusan semen dan beton. Kualitasnya pun tak main-main, Lean Concrete (LC) 10 cm dengan cor beton setebal 20 cm. Ia berharap infrastruktur ini menjadi urat nadi baru untuk menyukseskan program ketahanan pangan Presiden Prabowo Subianto.
Di sela-sela syukuran, Sriyanto juga menitipkan pesan edukasi politik yang menohok. Ia berharap masyarakat semakin cerdas dalam memilih wakil rakyat.
"Masyarakat harus paham pentingnya memiliki wakil rakyat yang mau memikirkan wilayahnya secara berkelanjutan, bukan sekadar pragmatis lewat 'tembakan amplop' saat pemilu. Ini adalah bukti nyata kerja parlemen," kata dia menjelaskan.
Terkait sisa ruas Kalikobok hingga Gading yang belum tersentuh, Sriyanto meminta warga bersabar. "Akan saya pikirkan ke depan, tapi tentu butuh waktu karena pembangunan di Sragen harus dibagi rata," ujarnya. MI