Organda Jatim Soroti Jalan Arteri Berlubang jelang Mudik
- 12 Mar 2026 12:37 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya – Organisasi Angkutan Darat (Organda) Jawa Timur menyoroti kondisi sejumlah jalan arteri yang masih berlubang menjelang arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah tahun 2026. Kondisi tersebut dinilai berbahaya dan berpotensi memicu kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor.
Ketua DPD Organda Jatim, Firmansyah Mustafa, mengatakan kondisi jalan non-tol terlihat kontras dibandingkan dengan jalan tol yang relatif lebih baik.
"Iya, kalau menurut pandangan saya memang terlihat sangat ini ya, kalau istilahnya sangat jomplang. Jalan berbayar kita, jalan tol itu ya cukup bagus. Cukup bagus. Tapi sayangnya, jalan yang tidak berbayar, jalan arteri itu banyak yang berlubang," katanya kepada RRI, Kamis 12 Maret 2026, melalui sambungan telepon.
Menurutnya, kondisi jalan rusak atau berlubang sangat membahayakan pengendara, khususnya roda dua. Terlebih pada musim hujan, lubang jalan tergenang air sehingga tidak dapat diantisipasi.
"Mereka tidak tahu, kecepatan tinggi, jalan tiba-tiba berlubang. Begitu kena lubang, jatuh, jatuh ke kanan, aduh bahaya sekali. Bahkan mobil pribadi pun juga bisa terkena dampaknya," ujarnya.
Ia berharap pemerintah segera memperbaiki kerusakan jalan mengingat tingginya mobilitas pemudik yang akan melintas.
"Kami berharap kalau memang berlubang itu bagaimana lah caranya. Ini kan mendekati Lebaran, mendekati hari raya, banyak pemudik yang lewat di situ. Bagaimana caranya supaya bisa diperbaiki untuk menghindari kecelakaan," harapnya.
Sementara itu, menanggapi hal tersebut, Pejabat Pembuat Komitmen Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Wilayah 1 Mojokerto Dinas PU Bina Marga Provinsi Jatim, Tri Cahyo Utomo, menyatakan saat ini pihaknya tengah mempercepat perbaikan jalan provinsi guna memastikan kenyamanan dan keselamatan pemudik.
"Selama satu bulan terakhir, kami melakukan penyisiran dan penambalan lubang jalan setiap hari di sebanyak 12 ruas jalan provinsi di wilayah kami. Total panjang jalan sekitar 73,68 kilometer. Ruas tersebut di antaranya jalur Pacing hingga Cangar, Perning Mojokerto menuju Lamongan, serta jalur Mojokerto–Jombang," terangnya.
Cahyo menyebut petugas tetap disiagakan untuk memantau kondisi jalan dan menutup lubang menggunakan material aspal dingin atau cold mix agar perjalanan pemudik tetap aman dan lancar.
“Tim bekerja setiap hari menjelang Lebaran dan tetap siaga selama masa libur untuk memastikan kenyamanan pemudik,” ujarnya.
Organda Jatim juga mengimbau masyarakat pemudik, terutama para sopir angkutan umum, agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi ruas jalan yang rusak demi keselamatan bersama.