DPR RI Salurkan Alsintan, Sidoarjo Targetkan Swasembada Pangan
- 11 Feb 2026 19:51 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Sidoarjo – Upaya penguatan sektor pertanian di Kabupaten Sidoarjo terus didorong melalui bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan). Sebanyak 18 ribu hektare lahan produktif di wilayah ini diharapkan mampu meningkatkan hasil panen jika ditunjang modernisasi alat pertanian.
Anggota DPR RI Komisi VII Bambang Haryo Soekartono (BHS),menyerahkan bantuan alsintan kepada kelompok tani di Sidoarjo. Bantuan tersebut meliputi 4 unit traktor roda empat, 2 unit excavator rotavator, serta 12 unit hand traktor.
Bambang Haryo menegaskan, bantuan alsintan menjadi kebutuhan penting petani untuk mempercepat proses produksi, khususnya pascapanen.
“Sidoarjo ini masih merupakan wilayah yang lahan produktif, lahan hijaunya masih cukup luas. Ada 18.000 hektare yang diharapkan dengan peralatan pertanian ini produktivitas pertanian meningkat,” ujar Bambang Haryo, Rabu 11 Februari 2026.
Ia menambahkan, penggunaan alat pertanian modern diyakini mampu mempercepat pengolahan lahan sekaligus mendukung efisiensi petani.
“Kita harapkan produktivitas pertanian di wilayah Sidoarjo meningkat, jadi lebih bisa mempercepat produktivitas. Ini yang kita harapkan,” ucapnya.
Bambang juga merinci jenis bantuan alsintan yang diserahkan kepada petani.
“Traktor roda empatnya empat, excavator rotavator dua unit, hand traktor 12. Ini memang sangat dibutuhkan masyarakat petani,” katanya.
Menurut Bambang, bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk membersihkan lahan setelah masa panen, sehingga petani bisa lebih cepat memasuki masa tanam berikutnya.
“Setelah panen itu dibersihkannya pakai peralatan ini. Dan ini kita harapkan Sidoarjo menjadi lumbung pangan Jawa Timur,” tegasnya.
Selain padi, Bambang menyebut komoditas tebu juga berpotensi besar untuk dikembangkan sebagai penggerak ekonomi pertanian daerah.
“Ini tidak hanya padi tapi juga tebu yang bisa mendukung pelangsungan pabrik gula yang ada di Sidoarjo yang dulu pernah jaya di zaman Belanda,” ungkap Bambang.
Sementara itu, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo, Eny Rustianingsih, mengatakan bantuan alsintan tersebut menjadi dukungan nyata bagi pengembangan kawasan pangan berkelanjutan di wilayah barat Sidoarjo.
“Kami alhamdulillah dibantu dari Pak Bambang. Semakin giat terutama ada teman-teman Kades juga yang aktif di wilayah barat. Lokasinya banyak di wilayah barat yang akan dikembangkan menjadi kawasan cadangan pangan,” kata Eny.
Ia menjelaskan, kawasan tersebut masuk dalam program KP2B (Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan) yang ke depan akan diperkuat menjadi LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan).
“Sekarang bahasanya KP2B, kawasan pangan berkelanjutan yang nanti akan menjadi LP2B,” jelasnya.
Eny menambahkan, total bantuan alsintan yang diterima mencapai 26 unit, yang dinilai akan memperkuat kesiapan petani menghadapi musim tanam berikutnya.
“Ada 26 unit mesin pertanian yang dapat bantuan. Terima kasih, ini berkat pemerintah,” pungkasnya.
Dengan bantuan tersebut, Pemkab Sidoarjo berharap produktivitas pertanian meningkat dan ketahanan pangan daerah semakin kuat, sekaligus mempercepat langkah Sidoarjo menjadi salah satu penyangga pangan utama di Jawa Timur.