Seleksi Paskibraka 2026 Resmi Dibuka di Merangin

  • 10 Feb 2026 23:43 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Pemerintah Kabupaten Merangin resmi membuka pendaftaran seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026 tingkat kabupaten/kota. Peserta terpilih nantinya berkesempatan mengikuti seleksi lanjutan di tingkat Provinsi Jambi hingga nasional.

Informasi tersebut disampaikan Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Merangin, Iwan Indrawan, mewakili Bupati Merangin H. M. Syukur, Selasa, 10 Februari 2026, di sela kegiatan syukuran menempati rumah dinas Wakil Bupati Merangin, H. A. Khafid.

Iwan menjelaskan, proses pendaftaran dibuka mulai 9 hingga 23 Februari 2026 dan dilakukan secara daring melalui laman resmi https://paskibraka.bpip.go.id. Seleksi ini terbuka bagi pelajar SMA/sederajat yang memenuhi seluruh persyaratan administrasi dan fisik.

“Kesempatan ini terbuka luas bagi siswa kelas X SMA, SMK, Madrasah Aliyah, maupun santri setingkat Aliyah di pondok pesantren. Kami berharap pihak sekolah dapat aktif mendorong dan memfasilitasi siswanya,” ujar Iwan.Selasa, 10 Februari 2026

Adapun persyaratan utama calon peserta antara lain merupakan Warga Negara Indonesia, berusia minimal 16 tahun dan maksimal 18 tahun pada 17 Agustus 2026, serta mendapatkan izin tertulis dari orang tua atau wali dan pihak sekolah.

Selain aspek usia dan administrasi, calon peserta juga harus memiliki nilai akademik dengan kategori minimal baik serta dinyatakan sehat jasmani berdasarkan hasil pemeriksaan medis pada setiap tahapan seleksi.

Untuk standar fisik, Kesbangpol Merangin menetapkan tinggi badan ideal bagi peserta putra berkisar antara 170 hingga 180 sentimeter, sedangkan peserta putri antara 165 hingga 175 sentimeter. Ketentuan tersebut dibuktikan melalui surat keterangan kesehatan dari fasilitas pelayanan kesehatan setempat.

Calon peserta juga harus memiliki berat badan proporsional, tidak mengalami kelainan bentuk kaki seperti O atau X melebihi batas toleransi, serta tidak memiliki telapak kaki datar. Selain itu, peserta diwajibkan memenuhi ketentuan sikap tampang dan tata pakaian khas Paskibraka.

Iwan menambahkan, peserta yang lolos seleksi harus siap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pemusatan pendidikan dan pelatihan, pengukuhan, pelaksanaan tugas pengibaran bendera, hingga pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan.

“Seleksi ini bukan hanya mencari fisik yang prima, tetapi juga karakter, kedisiplinan, serta semangat nasionalisme,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita