Ribuan Penumpang Batal Terbang Konflik AS-Iran
- 12 Mar 2026 11:45 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat – Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Pangkalpinang mencatat setidaknya ribuan calon penumpang internasional dinyatakan batal terbang atau terdampak konflik AS-Iran-Israel.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Pangkalpinang, Ahmad Khumaidi mengatakan, ribuan calon penumpang dinyatakan batal terbang terjadi sejak akhir Februari hingga Maret 2026.
“Kalau yang terdata di kita pada akhir Februari-awal Maret kemarin, sekitar 2 ribuan orang, terutama dari Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Ngurah Rai Bali,” kata Ahmad Khumaidi dalam Dialog Pro 1 RRI Sungailiat, Kamis 12 Maret 2026.
Ia menjelaskan, ribuan orang tersebut terdiri dari Warga Negara Asing (WNA) sekitar 1.600 orang dan warga Indonesia kurang dari seribu penumpang.
“Yang pasti terdampak dengan rute dari dan menuju Timur Tengah, ada pembatalan penerbangan masif, memaksa penyesuaian jadwal dan kebijakan khusus untuk WNA yang terdampak,” ucapnya.
Sementara, Kasi Intaltuskim Imigrasi TPI Kelas 1 Pangkalpinang, Harmans Junianto Takasiliang mengatakan, pihaknya memiliki petugas untuk melakukan pemantauan WNA yang mengalami penundaan atau batal terbang.
“Kita di setiap bandara, Pelabuhan laut, dan lainnya memiliki petugas untuk melakukan pemeriksaan imgrasi bagi warga yang masuk dan keluar wilayah Indonesia,” ucapnya.
Para petugas ini memeriksa dokumen perjalanan (paspor/visa) penumpang internasional untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dan negara.