Jadwal Belajar Selama Ramadan 2026

  • 14 Feb 2026 19:45 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Menteri Agama (Menag) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) telah menerbitkan Surat Edaran Bersama (SEB) tentang Jadwal Belajar selama Ramadan 1447 H/2026 M yang ditetapkan pada 13 Februari 2026. Surat ini menjelaskan tentang pelaksanaan pembelajaran di empat kurun waktu, yaitu masa belajar di rumah, belajar di sekolah atau satuan pendidikan, libur Idulfitri, hingga kembali ke sekolah.

Berikut jadwal belajar dan libur sekolah selama Ramadan 1447 H / 2026 M berdasarkan Surat Edaran Bersama (SEB) 3 Menteri tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan dikutip dari akun resmi Instagram Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia, @kemendikdasmen.

Libur Awal Ramadan (Pembelajaran Mandiri)

Rabu–Sabtu, 18–21 Februari 2026

Murid belajar mandiri di rumah, tempat ibadah, dan masyarakat (lingkungan keluarga) sesuai tugas yang dinerikan sekolah. Kegiatan nelajar tidak membebabi murid selama bulan Ramadan, seperti Pekerjaan Rumah (PR) atau proyek yang berlebihan.

Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah

Senin, 23 Februari – Sabtu, 14 Maret 2026

Belajar disekolah maupun satuan pendidikan masing-masing. Kegiatan belajar dianjurkan dengan kegiatan yang bermanfaat untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan YME.

Bagi murid yang beragama Islam, melaksanakan kegiatan tadarus Al Qur’an, pesantren kilat, kajian keislaman, dan sebagainya. Bagi murid yang beragama selain Islam, dianjurkan melaksanakan kegiatan bimbingan rohani maupun kegiatan keagamaan sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.

Libur Hari Raya Idulfitri

Senin–Jumat, 16–20 Maret 2026 dan Senin–Jumat, 23–27 Maret 2026

Libur bersama Idulfitri 1447 H. Setiap murid dapat mengisi liburan dengan silaturrahmi dengan keluarga dan masyarakat untuk meningkatkan persaudaraan dan persatuan.

Masuk Sekolah Kembali

Senin, 30 Maret 2026

Seluruh murid kembali memulai kegiatan pembelajaran di sekolah maupun satuan pendidikan masing-masing.

Menjadi catatan, untuk jadwal akhir dan rinciannya dapat berbeda antar daerah, karena disesuaikan dengan kalender pendidikan provinsi/kabupaten/kota masing-masing. Adapun penetapan awal puasa dan Hari Raya Idulfitri resmi ditetapkan melalui sidang isbat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Rekomendasi Berita