Sejumlah Negara 'Walk Out' saat Netanyahu Berpidato di PBB

  • 27 Sep 2025 11:12 WIB
  •  Sumenep

KBRN, Sumenep: Suasana Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-79 di New York pada Jumat (27/9/2025) sempat menjadi sorotan dunia. Sejumlah delegasi negara, termasuk Indonesia, memilih meninggalkan ruangan (walk out) ketika Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dijadwalkan menyampaikan pidatonya di hadapan forum internasional tersebut.

Aksi walk out ini bukan hanya dilakukan oleh Indonesia, tetapi juga diikuti oleh delegasi dari negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), Liga Arab, serta Gerakan Non-Blok. Deretan kursi kosong tampak jelas saat Netanyahu mulai berbicara, menandai sikap protes bersama terhadap kebijakan Israel, khususnya terkait konflik di Palestina.

Perwakilan Indonesia menegaskan bahwa aksi walk out merupakan bentuk solidaritas dan dukungan nyata bagi perjuangan rakyat Palestina. Langkah ini juga menjadi pesan politik bahwa pelanggaran kemanusiaan yang terjadi di Gaza dan wilayah Palestina lainnya tidak bisa diabaikan oleh komunitas internasional.

Meskipun demikian, tidak semua negara mengambil sikap serupa. Sejumlah delegasi tetap bertahan di ruang sidang untuk mendengarkan pidato Netanyahu. Perbedaan respons tersebut mencerminkan beragamnya pandangan politik negara anggota PBB mengenai konflik Israel–Palestina.

Sampai saat ini, belum ada laporan resmi dari PBB yang merinci berapa banyak negara yang benar-benar meninggalkan ruangan. Namun, aksi serentak beberapa kelompok negara tersebut sudah cukup menarik perhatian media internasional dan menegaskan adanya perpecahan pandangan dalam forum global.

Aksi walk out di PBB ini sekaligus menegaskan bahwa isu Palestina masih menjadi salah satu topik paling sensitif dan menentukan dalam percaturan politik internasional.

Rekomendasi Berita