PM Spanyol Serukan Boikot Israel, Picu Kontroversi Internasional
- 22 Sep 2025 07:39 WIB
- Sumenep
KBRN, Sumenep : Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, kembali menjadi sorotan dunia setelah menyerukan agar Israel dilarang mengikuti berbagai ajang olahraga internasional. Pernyataan itu ia sampaikan di tengah meningkatnya kritik global terhadap operasi militer Israel di Gaza.
Sánchez menilai, selama konflik masih berlangsung dan ribuan warga sipil Palestina terus menjadi korban, Israel tidak layak mendapatkan panggung di dunia olahraga. Ia bahkan membandingkan situasi tersebut dengan Rusia yang sebelumnya dilarang mengikuti kompetisi internasional pasca invasi ke Ukraina.
Selain desakan di bidang olahraga, Spanyol di bawah kepemimpinan Sánchez juga telah mengambil sejumlah langkah nyata. Pemerintah memberlakukan embargo penuh terhadap penjualan senjata ke Israel, melarang kapal dan pesawat bermuatan militer Israel singgah di pelabuhan maupun bandara Spanyol.
Selain itu membatasi impor produk dari permukiman ilegal di wilayah pendudukan Palestina. Di sisi lain, Madrid meningkatkan dukungan kemanusiaan melalui bantuan dana untuk Gaza dan badan pengungsi Palestina, UNRWA.
Langkah berani ini memicu reaksi keras dari Tel Aviv. Pemerintah Israel menuduh Sánchez menyebarkan kebohongan dan menyamakan sikapnya dengan bentuk anti-Yahudi. Namun di dalam negeri, Sánchez mendapat dukungan dari kelompok kiri yang menilai kebijakan itu sebagai pembelaan terhadap hak asasi manusia. Meski begitu, oposisi menilai seruan boikot berisiko merusak hubungan diplomatik Spanyol dengan mitra internasionalnya. Kontroversi ini menempatkan Spanyol di garis depan negara Eropa yang paling vokal menentang kebijakan Israel di Gaza.