Papua Barat Daya Fokus Lima Program Prioritas Pariwisata Tahun 2026
- 13 Mar 2026 11:15 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong — Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menyiapkan sejumlah program prioritas untuk meningkatkan sektor pariwisata pada tahun 2026. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas destinasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Papua Barat Daya, Yusdi Lamatenggo menjelaskan bahwa pemerintah daerah akan memfokuskan pengembangan pariwisata pada lima program utama.
“Di tahun 2026 ini kami di Papua Barat Daya akan fokus pada beberapa program utama. Yang pertama adalah program wisata berkualitas,” ujarnya
Ia menjelaskan bahwa pengembangan wisata berkualitas dilakukan karena wilayah Papua Barat Daya memiliki destinasi kelas dunia yaitu Raja Ampat.
“Kita semua tahu bahwa di Papua Barat Daya ada Raja Ampat yang merupakan salah satu dari 10 destinasi pariwisata prioritas nasional. Karena Raja Ampat adalah international destination, maka dipilih sebagai pilot project untuk meningkatkan standar kualitas pariwisata,” katanya.
Selain itu, pemerintah juga meluncurkan program Gerakan Wisata Bersih yang sejalan dengan program nasional pemerintah.
“Program ini mendukung gerakan bersih yang dicanangkan pemerintah pusat. Kami membuat program untuk meningkatkan kebersihan di semua destinasi pariwisata dengan melibatkan pemerintah daerah dan seluruh stakeholder pariwisata,” jelasnya.
Program lain yang juga menjadi perhatian adalah keselamatan pariwisata, terutama untuk mengantisipasi potensi bencana dan kecelakaan wisata.
“Kami akan bekerja sama dengan BPBD dan tim SAR untuk melatih pengelola objek wisata agar meningkatkan kesiapsiagaan dan keselamatan wisatawan,” tambahnya.
Selain itu, pemerintah juga mendorong pengembangan desa wisata serta mempercepat digitalisasi sektor pariwisata.
“Digitalisasi menjadi keharusan. Mulai dari sistem pemesanan, pembayaran, hingga informasi destinasi semuanya akan diarahkan berbasis digital untuk memudahkan wisatawan,” ujarnya.
Yusdi berharap berbagai program tersebut dapat membuat pariwisata Papua Barat Daya semakin berkembang dan menjadi motor penggerak ekonomi daerah.
“Kita berharap ke depan sektor pariwisata benar-benar menjadi penggerak ekonomi masyarakat di Papua Barat Daya,” tutupnya.