Polres Sintang Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026

  • 13 Mar 2026 17:16 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang– Kepolisian Resor (Polres) Sintang melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat "Ketupat 2026". Apel ini merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarana prasarana guna menyukseskan pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, pada Kamis, 12 Maret 2026.

Dalam amanat yang dibacakan saat apel, Operasi Ketupat 2026 akan dilaksanakan secara serentak selama 13 hari, terhitung mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026. Secara nasional, operasi ini melibatkan kekuatan penuh sebanyak 161.243 personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, dan instansi terkait.

Pemerintah memprediksi potensi pergerakan masyarakat pada momen Lebaran tahun ini masih sangat tinggi, yakni mencapai 143,9 juta orang.

"Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada tanggal 14 sampai dengan 15 Maret dan 18 sampai 19 Maret 2026," tegas Inspektur Apel saat membacakan amanat di hadapan pasukan. Sementara itu, gelombang puncak arus balik diperkirakan akan berlangsung pada 24 hingga 29 Maret 2026.

Guna memberikan pelayanan maksimal kepada para pemudik, kepolisian telah menyiapkan 2.746 pos yang mencakup Pos Pengamanan (Pospam), Pos Pelayanan (Posyan), dan Pos Terpadu. Fokus pengamanan juga akan diarahkan pada 185.607 objek vital, di antaranya masjid, lokasi wisata, terminal, pelabuhan, dan bandara.

Selain mengawal kelancaran lalu lintas melalui regulasi Surat Keputusan Bersama (SKB), seluruh personel juga diinstruksikan untuk turut memantau stabilitas harga dan ketersediaan Bahan Pokok Penting (Bapokting) serta Bahan Bakar Minyak (BBM) di lapangan. Pengawasan ini menjadi atensi khusus guna menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika gejolak ekonomi global.

Sinergitas seluruh stakeholder diharapkan dapat mewujudkan kelancaran operasi dengan membawa slogan "Mudik Aman, Keluarga Bahagia" pada Idulfitri tahun ini. (Arf)

Rekomendasi Berita