Gudang Bulog Sibolga Dijarah Massa

  • 30 Nov 2025 11:16 WIB
  •  Sibolga

KBRN, Sibolga: Pasca banjir dan longsor yang menerjang Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) pada Selasa (25/11/2025) lalu, harga bahan makanan melonjak tinggi. Sementara bantuan makanan belum merata diterima warga korban dan warga terdampak banjir dan longsor

Kondisi itu telah memicu warga melakukan penjarahan Gudang Bulog Sarudik di Tapteng, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (29/11/2025). Sejumlah stok beras dan minyak goreng di tempat itu diambil massa.

Seorang warga yang ditemui di sekitar lokasi mengaku, penjarahan itu dilakukan lantaran stok bahan makanan di rumah mereka sudah habis.

“Habis bang, kemana lagi mau kami cari sedangkan jalan ke daerah ini semuanya tertutup,” ujar warga yang tidak mau namanya disebut.

Kepala Wilayah Bulog Sumut, Budi Cahyanto, menegaskan pemulihan distribusi pangan tetap menjadi prioritas utama, sambil terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI–Polri, dan seluruh pihak terkait agar bantuan bisa segera mencapai masyarakat terdampak paling parah.

Budi juga mengatakan pihaknya memahami kondisi psikologis masyarakat yang sudah lima hari terisolasi tanpa akses pangan.

"Masyarakat berada dalam situasi darurat akibat banjir dan longsor yang menimbulkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta terputusnya jalur logistik," ujarnya.

Meski pendataan terkendala sinyal dan akses yang sulit, Bulog kini melakukan proses pendataan jumlah beras dan minyak goreng yang diambil massa dari gudang Sarudik.

Rekomendasi Berita