Anak Bangsa Harus Gali Potensi Diri

  • 05 Agt 2025 17:03 WIB
  •  Sibolga

KBRN, Sibolga: Dalam mengisi kemerdekaan, nasionalisme seharusnya tidak dipahami secara sempit. Nasionalisme bukan hanya soal cinta tanah air dalam bentuk simbolik, tetapi juga mencakup kesadaran untuk berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa, dengan menggali seluruh potensi yang dimiliki, baik dari segi sumber daya alam maupun sumber daya manusia (SDM).

Damai Mendrofa, Aktivis Pemuda Kota Sibolga, menekankan pada generasi muda harus memiliki pandangan luas dalam memahami makna nasionalisme. Menurutnya, mengisi kemerdekaan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kolektif seluruh anak bangsa, hal tersebut disampaikan pada Dialog Sibolga Pagi Pro 1, Selasa (5/8/2025).

"Berbicara tentang nasionalisme, kita tidak boleh melihatnya hanya dari satu sisi. Nasionalisme harus dilihat dari berbagai sudut potensi alam yang harus dijaga dan dikelola dengan bijak, hingga potensi manusia yang harus diberdayakan dan dikembangkan,” kata Damai.

Ia mengajak generasi muda untuk tidak hanya berdiam diri atau menjadi penonton dalam pembangunan, tetapi berperan aktif sesuai kemampuan dan keahlian yang dimiliki. Nasionalisme, menurutnya, bisa diisi melalui berbagai bidang seperti pendidikan, seni, teknologi, lingkungan, dan kewirausahaan.

"Pertanyaannya sekarang, sudahkah kita sebagai anak bangsa benar-benar menunjukkan nasionalisme itu? Sudahkah kita berjuang dengan potensi yang kita miliki untuk bangsa ini? Kalau belum, maka inilah waktunya untuk bangkit dan mulai berkontribusi.”

Damai juga mengingatkan bahwa potensi besar Indonesia bukan hanya pada kekayaan alamnya, tetapi juga pada kekuatan generasi mudanya. Jika potensi ini dimaksimalkan, maka Indonesia tidak hanya menjadi bangsa besar secara sumber daya, tetapi juga kuat secara peradaban dan daya saing global.

Dengan semangat nasionalisme yang menyeluruh dan partisipasi aktif generasi muda, diharapkan perjuangan dalam mengisi kemerdekaan bisa terus berjalan, membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih cerah dan berdaya saing tinggi.

Rekomendasi Berita