SMK Boarding Jateng Gratis Dibuka, Kuota 759 Siswa
- 14 Mar 2026 08:09 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk program SMK Boarding dan Semi Boarding di Jawa Tengah resmi dibuka sejak 13 Maret hingga 3 April 2026. Calon siswa dapat mengikuti proses seleksi tahap pertama secara daring melalui laman resmi https://boarding.spmb.jatengprov.go.id.
Sekretaris Dinas Pendidikan Jawa Tengah Syamsudin Isnaini menjelaskan, pendaftaran akun dimulai setelah sistem SPMB resmi diluncurkan pada 12 Maret 2026. Proses pembuatan akun sekaligus verifikasi berkas dilakukan secara online hingga 3 April 2026.
Program SMK Boarding dan Semi Boarding merupakan pendidikan menengah kejuruan dengan sistem asrama yang dirancang untuk memperkuat karakter dan keterampilan siswa. Melalui sistem tersebut, peserta didik tidak hanya mendapatkan pembelajaran akademik tetapi juga pembinaan karakter serta keterampilan teknis sesuai bidang keahlian.
Pada SMK Boarding, seluruh siswa diwajibkan tinggal di asrama selama masa pendidikan. Sementara pada SMK Semi Boarding, fasilitas asrama hanya diwajibkan bagi siswa yang mengikuti program boarding dengan kuota terbatas, sedangkan siswa reguler tetap mengikuti kegiatan belajar seperti biasa.
Setelah mendaftar akun, calon peserta didik akan mengikuti sejumlah tahapan seleksi. Tahapan tersebut meliputi verifikasi administrasi, tes akademik berbasis komputer, hingga tes kesehatan.
Pengumuman hasil seleksi administrasi dijadwalkan pada 8 April 2026. Selanjutnya peserta yang lolos akan mengikuti tes akademik berbasis komputer pada 21–22 April 2026 yang dilaksanakan dalam lima sesi.
Peserta yang dinyatakan lolos tahap pertama kemudian dapat memilih program keahlian dan satuan pendidikan secara daring pada 24–30 April 2026. Hasil seleksi tahap pertama akan diumumkan secara online pada 2 Mei 2026.
Tahapan berikutnya adalah seleksi tahap kedua berupa psikotes, tes kesehatan, tes kebugaran, dan wawancara yang dilaksanakan langsung di sekolah tujuan pada 6–7 Mei 2026. Pengumuman akhir penerimaan murid baru dijadwalkan pada 22 Mei 2026.
"Prinsip, dari semua siswa yang nanti diterima di SMK Boarding, 3 Boarding dan 15 Boarding itu nanti gratis-tis. Dari pagi makan, dari pakaian, dari tempat tidur, dari biaya pendidikan, termasuk nanti juga ada kalanya ada uang saku, juga beberapa CSR. Itu semuanya kita fasilitasi. Termasuk jaminan bagaimana akhirnya anak-anak ini nanti lulus," terangnya, Jumat 13 Maret 2026.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Menengah Kejuruan Dinas Pendidikan Jawa Tengah Robberto Agung Nugroho menyebutkan total kuota penerimaan tahun ini mencapai 759 siswa. Kuota tersebut berasal dari tiga SMK Boarding dan 15 SMK Semi Boarding yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Tengah.
"Kalau dihitung keseluruhan dari 3 SMK Boarding dan 15 SMK Semi Boarding, ini total kuota 759 orang kuotanya," kata Robberto.
Adapun SMK Boarding di Jawa Tengah berada di Semarang, Pati, dan Purbalingga. Sedangkan program Semi Boarding tersedia di sejumlah sekolah kejuruan di berbagai daerah, termasuk Rembang, Demak, Wonogiri, Wonosobo, Purworejo, hingga Cilacap.