Indonesia Masuki Era Penuaan, Lansia Tembus 12 Persen

  • 06 Feb 2026 12:53 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang — Indonesia kini memasuki era penuaan penduduk seiring meningkatnya persentase warga lanjut usia. Data menunjukkan penduduk berusia 60 tahun ke atas naik dari 7,6 persen pada 2010 menjadi 9,8 persen pada 2020, dan mencapai 12 persen pada 2023.

Kondisi tersebut berdampak pada struktur rumah tangga di Indonesia. Hampir 30 persen rumah tangga kini dihuni lansia, lebih dari setengahnya berperan sebagai kepala rumah tangga, sebagian tinggal sendiri, dan sekitar 11 persen masih hidup dalam kemiskinan.

Mengutip laporan Badan Pusat Statistik(BPS) berjudul Statistik Penduduk Lanjut Usia 2024, jumlah lansia di Indonesia diproyeksikan mencapai 65,82 juta orang atau 20,31 persen dari total penduduk pada 2045. Pada periode tersebut, diperkirakan satu dari lima penduduk Indonesia merupakan lansia.

Dalam satu dekade terakhir, persentase lansia meningkat hampir 4 persen. Pergeseran struktur penduduk mulai terlihat sejak 2021, ketika persentase lansia berada di kisaran 10 persen, dan terus meningkat hingga 12 persen pada 2023–2024.

Secara wilayah, persentase lansia tertinggi tercatat di Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar 16,28 persen. Provinsi Jawa Timur berada di angka 16,02 persen, disusul Jawa Tengah sebesar 15,46 persen.

Merespons fenomena tersebut, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga atau BKKBN memaksimalkan Program Lanjut Usia Berdaya atau Sidaya. Program ini diarahkan untuk mengatasi kesepian sekaligus meningkatkan kualitas hidup lansia.

Dalam suatu kesempatan, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Wihaji, menyampaikan bahwa Program Sidaya dirancang untuk menciptakan lansia yang sehat, tangguh, produktif, merasa aman, serta mampu berpartisipasi aktif sesuai minat dan potensinya.

Menurutnya, meningkatnya angka harapan hidup hingga 2045 menuntut penguatan program kesejahteraan lansia. Pemerintah dinilai perlu memastikan masa lanjut usia yang layak bagi seluruh penduduk lansia Indonesia.

Adapun lima layanan utama dalam Program Sidaya meliputi Kartu Sidaya, pemeriksaan kesehatan rutin, pelatihan dan pendampingan Perawatan Jangka Panjang berbasis keluarga, Sekolah Lansia di Bina Keluarga Lansia, serta program Lansia Entrepreneur.

Rekomendasi Berita