PLN Kebut Pemulihan Kelistrikan Pascabanjir di Aceh
- 12 Des 2025 09:02 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: PT PLN (Persero) mempercepat pemulihan infrastruktur ketenagalistrikan yang terdampak banjir di Aceh, Sumatra Perbaikan difokuskan pada Saluran Udara Tegangan Tinggi(SUTT) 150 kV Langsa–Pangkalan Brandan.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo turun langsung memimpin percepatan pemulihan di lapangan. Ia memastikan seluruh sumber daya perusahaan bekerja secara optimal.
Darmawan menegaskan, pemulihan membutuhkan dukungan banyak pihak. “Tim PLN bekerja tanpa henti di tengah cuaca tidak bersahabat, harus melewati jalur berlumpur, membawa material secara manual, dan memastikan setiap pekerjaan aman,” ujarnya melalui siaran pers, Jumat(12/12/2025).
“Kami juga menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat yang memberikan dukungan penuh. Progres perbaikan bisa berjalan baik,” ucapnya.
Banjir dan pergeseran tanah menyebabkan lima tower SUTT roboh di jalur Langsa–Pangkalan Brandan. Tujuh tower lainnya juga mengalami kerusakan.
Kerusakan itu memutus sistem kelistrikan Aceh dari jaringan besar Sumatra. Kondisi ini berdampak pada pasokan listrik di sejumlah wilayah.
Untuk mempercepat pemulihan, PLN mengerahkan 1.476 personel dari berbagai unit. Mereka bertugas menangani perbaikan transmisi, jaringan distribusi, dan dukungan logistik.
General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera(UIP3BS) Amiruddin mengatakan, pekerjaan dilakukan melalui sistem shift. "Tim di lokasi terus bekerja membangun tower darurat dan melakukan modifikasi untuk perbaikan tower yang rusak," ujarnya.
PLN juga menggandeng Marinir Batalyon 8 Pangkalan Brandan untuk memperkuat keamanan dan mobilisasi lapangan. Dukungan ini membantu akses logistik di medan sulit.
“Prioritas utama kami adalah memastikan penormalan secepatnya. Tim gabungan terus bekerja, meski medan sulit dan cuaca tidak bersahabat, untuk mengembalikan keandalan sistem kelistrikan,” kata Amiruddin.