Media Publik Hadapi Tantangan Digital Global 2030

  • 08 Okt 2025 22:59 WIB
  •  Sampang

KBRN, Montréal: Diskusi strategis tentang masa depan media publik digelar secara tatap muka di HEC Montréal, bertempat di Ruang Paris lantai 3 gedung CSC, dan diikuti secara daring melalui Zoom oleh perwakilan media dari berbagai Negara. Rabu (8/10/2025)

Dalam sesi tersebut, Robert Šveb, Direktur Jenderal HRT (Croatian Radio Television), menyampaikan bahwa dunia tengah bergerak menuju konsumsi media sepenuhnya berbasis internet. Ia mengungkapkan kekhawatiran atas kemungkinan dihentikannya sistem pemancar terestrial seperti DVB pada tahun 2030 akibat penataan ulang frekuensi.

BACA JUGA: AI Jadi Sorotan Utama Diskusi internasional Media Publik

“Media publik menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan relevansi dan kepercayaan publik,” ujar Šveb. Ia menekankan bahwa di tengah derasnya arus informasi yang tidak terverifikasi, jurnalisme profesional harus berfungsi sebagai jangkar kebenaran.

Šveb juga menyoroti peran influencer yang kini kerap menjadi penyampai berita dan pembentuk opini publik. Menurutnya, media layanan publik harus memperkuat strategi berbasis nilai publik, menjadi ruang berkumpul masyarakat, mencerminkan suara mereka, dan memperjuangkan kepentingan publik secara independen, etis, dan imparsial.

“Teknologi digital harus dimanfaatkan untuk menjangkau audiens secara langsung, mendengarkan mereka, dan memberikan umpan balik yang bermakna,” ungkapnya.

Rekomendasi Berita