Disdag Samarinda Imbau Warga Tidak 'Panic Buying' jelang Lebaran

  • 12 Mar 2026 12:58 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Pemerintah Kota Samarinda mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian bahan pokok secara berlebihan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Imbauan ini disampaikan setelah pemerintah melakukan sidak bahan pokok dan barang penting atau bapokting di sejumlah lokasi, pada Rabu 11 Maret 2026.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Samarinda, Nurrahmani, mengatakan kekhawatiran masyarakat biasanya muncul karena adanya isu kenaikan harga bahan pokok. Menurutnya, kondisi tersebut seringkali memicu masyarakat membeli barang dalam jumlah banyak.

“Biasalah itu, bukan panic buying lebih ke memantau selalu perkembangan harga. Tapi sepanjang kita melihat ketersediaan barang masih ada, pemerintah akan terus memantau distribusinya,” kata Nurrahmani.

Nurrahmani menegaskan, pemerintah juga melakukan pengawasan terhadap distributor dan pelaku usaha agar tidak menahan stok barang untuk menaikkan harga. Pengawasan ini dilakukan agar distribusi bahan pokok tetap berjalan normal. Menurutnya, dari hasil pemantauan sementara harga bahan pokok masih berada pada kisaran normal. Bahkan beberapa komoditas seperti beras masih dijual dengan harga yang relatif stabil di tingkat distributor.

Nurrahmani mencontohkan, harga beras premium masih berada pada kisaran yang terjangkau. Hal ini menunjukkan kondisi pasokan bahan pokok di Samarinda masih cukup baik. “Untuk harga masih normal. Saya tadi juga sempat membeli beras premium dan harganya masih relatif murah,” ujarnya.

Meski demikian, pemerintah tetap menyiapkan sejumlah langkah antisipasi apabila terjadi lonjakan harga pada komoditas tertentu, seperti cabai. Salah satu langkah yang disiapkan adalah pelaksanaan pasar murah dan operasi pasar untuk menjaga stabilitas harga di masyarakat.

Rekomendasi Berita