Operasi Ketupat Mahakam Samarinda, 1.202 Personel Siap Amankan Mudik Lebaran 2026
- 12 Mar 2026 11:28 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Samarinda menyiagakan 1.202 personel gabungan untuk pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri melalui Operasi Ketupat Mahakam 2026 di Kota Tepian. Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, menyampaikan hal itu usai memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Mahakam di lapangan Mako Polresta Samarinda pada Kamis, 12 Maret 2026.
"Operasi kepolisian tahun ini untuk Polresta Samarinda kita akan mengerahkan anggota sebanyak 1.202 personil," ucapnya.
Hendri menjelaskan, ribuan personil yang terlibat berasal dari berbagai unsur, antara lain anggota Polresta Samarinda, Kodim 0901 Samarinda, Detasemen Polisi Militer (Denpom), serta Batalyon B Satuan Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Timur. Pengamanan Operasi Ketupat Mahakam juga mendapat dukungan dari sejumlah instansi lain, seperti Dinas Perhubungan, Palang Merah Indonesia (PMI), Dinas Kesehatan, Sentra Komunikasi (Senkom), Dinas Pemadam Kebakaran, hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
“Mereka semuanya akan terlibat secara aktif di 10 pos pengamanan ataupun pos kepolisian yang sudah kita buat,” kata Hendri.

Pos tersebut terdiri dari pos pelayanan terpadu, pos pelayanan, serta pos pengamanan yang tersebar di sejumlah titik strategis.
Khusus tahun ini, Hendri mengungkapkan, pihaknya mendirikan pusat pos pelayanan terpadu di kawasan Taman Samarendah, Jalan Bhayangkara. Letaknya di tengah kota dinilai akan memudahkan masyarakat untuk mengakses berbagai layanan yang disediakan petugas.
Selain itu, tiga pos pelayanan juga disiagakan di Bandara APT Pranoto, Pelabuhan Nusantara, serta exit tol Palaran untuk memantau arus mudik dan arus balik jalur udara, sungai, serta darat. Sementara, empat pos pengamanan ditempatkan di pusat keramaian masyarakat seperti Big Mall, Samarinda Central Plaza (SCP), Samarinda Square, dan Pasar Pagi.
"Pemantauan dilakukan sebelum pelaksanaan Hari Raya Idulfitri, pada saat Hari Raya Idulfitri, dan juga pasca Idulfitri," ujar Hendri.
Tidak hanya di pusat keramaian, Polresta Samarinda juga menyiapkan dua pos pengamanan di Terminal Sungai Kunjang serta Terminal Samarinda Seberang guna memantau pergerakan kendaraan antarkota. Kapolres menjelaskan, terminal Sungai Kunjang difokuskan untuk memantau kendaraan menuju Balikpapan dan sekitarnya, sedangkan Terminal Samarinda Seberang digunakan untuk mengawasi bus menuju wilayah Kalimantan Selatan.
Pengamanan Operasi Ketupat Mahakam 2026 ini, lanjut Hendri, akan berlangsung selama 14 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Namun, ia memastikan pengawasan rutin akan tetap dilakukan, bahkan ditingkatkan selepas pengamanan Operasi Ketupat.
"Setelah tanggal 25 sampai 29 Maret kita masih melakukan kegiatan-kegiatan rutin yang ditingkatkan untuk mengantisipasi arus mudik yang kemungkinan sampai di akhir bulan Maret sekitar tanggal 29 ataupun tanggal 30 Maret 2026," kata Hendri, mengakhiri.