BBM Nasional Aman, Presiden Prabowo Bangun Storage Baru
- 06 Mar 2026 11:19 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Jakarta - Bahlil Lahadalia Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengutarakan keadaan persediaan bahan bakar minyak (BBM) nasional sekarang kondisi sangat aman dan bahkan telah melebihi standar minimal cadangan nasional. Bahlil mengatakan kapasitas daya tampung cadangan BBM Indonesia selama ini sangat terbatas, yaitu maksimal sekitar 25 hari. tetapi cadangan BBM nasional sekarang tetap berada dalam keadaan aman.
“Penampungan BBM Indonesia sejak lama maksimal di 25 hari. Sehingga hanya mempunyai cadangan nasional kita minimal 20 sampai 23 hari. Di saat ini cadangan BBM kita itu sudah 23 hari. Jadi sudah di atas standar minimal cadangan nasional yang sebagaimana lazimnya,” ujar Bahlil pada saat memberi keterangan kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta setelah melakukan rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto, Rabu 04 Maret 2026.
Dilansir dari Setneg.go.id. Bahlil mengatakan minimnya kapasitas penyimpanan adalah salah satu tantangan yang harus segera diatasi. Oleh karena itu, Presiden Prabowo mengarahkan supaya pemerintah segera membangun fasilitas penyimpanan baru guna memperkuat cadangan energi nasional.
“Teman-teman menganggap kita harus Pak kita mempunyai cadangan 60 hari. Mau ditaruh di mana isinya? Kita tidak punya storage. Bapak Presiden sekarang arahkan segera kita membangun storage. Jadi bukan kita tidak punya cadangan untuk mengisi minyak?” ujarnya.
Bahlil juga menjelaskan untuk pembangunan fasilitas penyimpanan tersebut merupakan langkah penting agar cadangan energi nasional dapat dimaksimalkan sehingga mencapai tiga bulan. Masalah rencana pembangunan fasilitas penyimpanan tersebut, Bahlil mengungkapkan bahwa pemerintah tengah menyiapkan sejumlah alternatif lokasi.
Bahlil mengatakan potensi dari konflik global terhadap persediaan energi. Ia memastikan bahwa hingga saat ini pasokan energi nasional masih dalam kondisi aman.
“Hingga sekarang belum terganggu. Tapi ke depan kita tidak tahu pasti kalau perangnya lama pasti akan berdampak. Itu sudah pasti. Sampai dengan 1-2 bulan ke depan insyaallah kita masih clear. Insyaallah tidak ada masalah,” ujarnya.
Pemerintah juga telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi guna mengantisipasi potensi gangguan pada jalur pasokan energi global. Caranya dengan melakukan diversifikasi sumber impor minyak mentah.