Internet Desa Gratis di Kaltim, Diskominfo Klarifikasi Isu Tagihan Oknum Provider
- 03 Mar 2026 07:40 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menegaskan program internet desa gratis tidak dipungut biaya sepeser pun dari pemerintah desa. Penegasan ini disampaikan menyusul laporan adanya pihak yang mengatasnamakan penyedia layanan dan mencoba menagihkan pembayaran bulanan kepada sejumlah desa.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal, mengatakan pihaknya menerima laporan tersebut pada Januari hingga Februari 2026. Ia memastikan seluruh pembiayaan program internet desa gratis menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi.
“Kalau ada yang menagih dan mengaku dari provider, jangan ditanggapi,” ujarnya saat konferensi pers di Ruang WIEK Diskominfo Kaltim, Senin, 2 Maret 2026.
Dalam keterangannya ia juga mengatakan, para kepala desa diminta segera melaporkan apabila menemukan indikasi penagihan serupa. Apabila terdapat pihak resmi yang sempat melakukan penagihan, besar kemungkinan itu hanya kesalahan administratif; namun demikian desa tetap diminta tidak melakukan pembayaran dalam bentuk apa pun, ujarnya.
Secara capaian program, hingga akhir 2025 sebanyak 802 desa di Kalimantan Timur telah terpasang jaringan internet gratis. Pada 2026, Pemprov Kaltim kembali melanjutkan pemasangan di 39 desa tambahan yang saat ini masih dalam proses pengadaan melalui e-katalog dan ditargetkan rampung pada Maret 2026.
Dengan tambahan tersebut, total desa penerima manfaat akan mencapai 841 desa di seluruh wilayah Kaltim. Pemerintah provinsi menargetkan seluruh desa sudah teraliri layanan internet desa gratis pada bulan ini.
Rinciannya, di Mahakam Ulu seluruh 50 desa telah terpasang. Penajam Paser Utara juga mencatat 30 dari 30 desa sudah terlayani.
Di Kutai Kartanegara, sebanyak 188 dari 193 desa telah terpasang. Sementara Kutai Barat mencapai 167 dari 190 desa, dan Kutai Timur sebanyak 136 dari 139 desa.
Adapun di Paser, pemasangan telah menjangkau 131 dari 139 desa, sedangkan Berau mencatat 99 dari 100 desa telah menikmati layanan tersebut.
Secara keseluruhan, progres pemasangan internet desa gratis telah mencapai sekitar 95 persen dari total desa sasaran. “Target kami bulan ini tuntas, sehingga 841 desa seluruhnya sudah teraliri internet desa gratis,” ujarnya.