Menhut Apresiasi Pengelolaan TWA Saat Libur Lebaran
- 10 Apr 2025 01:37 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang: Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Raja Juli Antoni, melakukan kunjungan kerja ke Kota Sabang, Kamis (10/4/2025). Kegiatan tersebut dalam rangka memantau langsung kondisi Taman Wisata Alam (TWA) dan menyerap aspirasi pengelola kawasan konservasi.
Pada kunjungannya, Menteri turut menyampaikan apresiasi atas kinerja seluruh pengelola taman nasional dan TWA yang tetap siaga selama libur Idul Fitri 1446 H. Dalam wawancara bersama awak media Raja Juli Antoni mengatakan, pada masa libur lebaran tahun ini, sebanyak 57 Taman Nasional dan 134 Taman Wisata Alam di seluruh Indonesia menerima kunjungan lebih dari setengah juta wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.
"Ini adalah hal yang membanggakan. Alhamdulillah, tidak ada insiden kecelakaan atau gangguan besar selama masa kunjungan. Ini patut kita apresiasi,” ucap Menhut.
Selain dari sisi keselamatan, Menteri juga menyoroti perbaikan signifikan dalam sistem layanan, khususnya berkurangnya antrean panjang yang selama ini menjadi keluhan wisatawan. Ia menilai hal ini merupakan dampak positif dari digitalisasi layanan yang sudah mulai diimplementasikan.
Tegasnya, hal Ini sesuai arahan Presiden Prabowo untuk mengedepankan layanan berbasis digital, termasuk dalam pembayaran non-tunai. Menurut Menhut, peningkatan kenyamanan wisatawan tidak mengurangi esensi utama dari pengelolaan kawasan konservasi, yakni menjaga kelestarian hutan dan ekosistemnya.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara pelayanan wisata dan prinsip konservasi yang berkelanjutan. Pelayanan makin baik sangat diharapkan, namun harus tetap menjaga fungsi utama kawasan ini, yakni pelestarian hutan dan satwa.
Dalam kunjungan tersebut, Raja Juli Antoni juga meninjau kesiapan petugas lapangan, fasilitas umum, serta infrastruktur penunjang lain di kawasan konservasi yang ada di Sabang. Ia mengapresiasi dedikasi petugas yang tetap bekerja selama masa libur demi melayani para pengunjung.
“Banyak petugas yang tidak libur demi tugas ini, dan hasilnya terbukti positif. Ini apresiasi dari saya."
Lanjutnya, pemerintah akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan layanan, termasuk perluasan sistem digitalisasi hingga ke kawasan konservasi terpencil. Ia berharap ke depan taman nasional dan TWA bisa menjadi destinasi wisata unggulan sekaligus garda terdepan dalam upaya pelestarian lingkungan hidup di Indonesia.